Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
3 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
Kemenpora
3 jam yang lalu
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
6
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
3 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Home  /  Berita  /  Olympic

Pesan Polri: Jika Menemukan Polisi Mabuk Tolong Laporkan ke Kami

Pesan Polri: Jika Menemukan Polisi Mabuk Tolong Laporkan ke Kami
Ilustrasi Wakapolsek Kemayoran mabuk pada tahun 2016 silam. (Foto: Merdeka.com)
Jum'at, 26 Februari 2021 15:37 WIB
JAKARTA - Kasus penembakan anggota TNI bernama Sirait oleh Bripka Cornelius Siahaan membuat Polri memperketat pengawasan jajarannya di lapangan. Salah satunya dengan pengaduan masyarakat.

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan, masyarakat yang menemukan anggota kepolisian mabuk dapat melapor ke Polri. Hal ini untuk menghindari insiden yang tak diinginkan.

"Mekanismenya, melalui adanya laporan dari masyarakat kemudian ditindak lanjuti laporan tersebut. Dan mekanisme berikutnya anggota propam turun ke lapangan memantau perilaku anggota di lapangan," kata Rusdi kepada wartawan, Jumat (26/2).

Rusdi menuturkan, melalui Inspektorat dan Propam Polri akan menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk. Mereka yang melanggar akan diberi sanksi.

"Ada mekanisme pengawasan internal Polri, yaitu melalui inspektorat dan propam. Jika ada perilaku anggota yang melanggar ketentuan, maka propam akan melakukan tindakan terhadap anggota yang melanggar," ujar Rusdi.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaunching Aplikasi Pengaduan Masyarakat (Dumas) Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan).

Sigit mengatakan, tujuan dibentuknya aplikasi tersebut untuk mempermudah masyarakat melaporkan keluhan pelayanan Polri. Hal ini juga sebagai bentuk transparansi. "Maksimalkan aplikasi Dumas Presisi dan sosialisasikan kepada masyarakat, karena aplikasi ini merupakan wujud handling complain dan transparansi Polri dalam membentuk sistem pengawasan oleh masyarakat dengan cepat, mudah, dan terukur," kata Sigit lewat keterangannya, Rabu (24/2).***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:kUMPARAN.COM
Kategori:Olympic, Beladiri, DKI Jakarta
wwwwww