Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KPK OTT Walikota Tanjung Balai, Erwin Syahfutra: Kita Apresiasi Meski Telat
Peristiwa
14 jam yang lalu
KPK OTT Walikota Tanjung Balai, Erwin Syahfutra: Kita Apresiasi Meski Telat
2
Tak Berani Cabut Izin XL Axiata, Arief Poyuono: Menkominfo Johnny G Plate Layak Direshuffle
Politik
16 jam yang lalu
Tak Berani Cabut Izin XL Axiata, Arief Poyuono: Menkominfo Johnny G Plate Layak Direshuffle
3
Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, PKB: Jangan Lupa Jasa Ulama, Kemendikbud Bisa Kualat
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Pendiri NU Hilang dari Kamus Sejarah, PKB: Jangan Lupa Jasa Ulama, Kemendikbud Bisa Kualat
4
Penundaan India Terbuka, Untungkan Hafiz/Gloria
Olahraga
14 jam yang lalu
Penundaan India Terbuka, Untungkan Hafiz/Gloria
5
Kepala BNSP Bantah Larang Dewan Pers Lakukan UKW
Peristiwa
14 jam yang lalu
Kepala BNSP Bantah Larang Dewan Pers Lakukan UKW
6
Gempa Magnitudo 6,4 di Nias, Getarannya Terasa di Sidimpuan dan Padang
Peristiwa
18 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 6,4 di Nias, Getarannya Terasa di Sidimpuan dan Padang
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Turnamen Sepakbola Piala Menpora 2021

PSM Makassar Butuh Kehadiran Pattrick Wanggai di Perempat Final

PSM Makassar Butuh Kehadiran Pattrick Wanggai di Perempat Final
Patrich Wanggai.
Minggu, 04 April 2021 20:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MAKASSAR - Dalam dua laga babak penyisihan Grup B Piala Menpora 2021, pemain pilar PSM Makassar, Patrich Wanggai tidak terlihat di daftar susunan pemain. Yaitu saat menghadapi Bhayangkara Solo FC dan Borneo FC. 

Pelatih PSM, Syamsuddin Batolla menyebut Patrich Wanggai terpaksa menepi selama dua laga akibat cedera. Dia berharap dalam beberapa waktu ke depan kondisi Patrich semakin membaik. Karena, kehadiran pemain asal Nabire, Papua itu akan menjadi amunisi tambahan tim menjelang menghadapi babak perempat final.

Sejauh ini Patrich tercatat baru sekali membela PSM dengan kontribusi satu gol saat mengalahkan Persija Jakarta di laga perdana babak penyisihan.

“Bukan dari Borneo saja, waktu melawan Bhayangkara juga tidak ada. Tapi kami memang sangat berharap dengan dia tapi bagaimanapun dia sekarang cedera, tidak bisa dipaksakan," ujar Syamsuddin.

"Kondisi terakhir sudah membaik tapi dia masih latihan secara terpisah, ya mudah-mudahan dengan waktu kita ini bisa membaik semua,” imbuhnya.

Jelang menghadapi PSIS Semarang di babak perempat final, Syamsuddin yakin pemainnya dapat mempersiapkan diri sebagai pesepak bola profesional. Dia meyakini para penggawa tim berjuluk Juku Eja itu juga sudah siap menghadapi tekanan yang lebih besar. Para pemain PSM diminta untuk kembali bekerja keras seperti yang mereka tunjukkan di babak penyisihan.

“Psikisinya saya pikir pemain-pemain ini sudah profesional. Artinya mereka sudah tahu cara menjaga kondisi bagaimana bermain dengan tekanan tinggi bagaimana dia menghadapi lawannya,” tutur Syamsuddin.

“Ya pemain-pemain kami selama di fase grup menunjukkan kerja keras tanpa letih. Jadi itu yang utama,” tandasnya. ***

wwwwww