Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Punya Biaya Lagi, Dedek Bayi Pengidap Omfalokel Terpaksa Keluar dari RSUD Arifin Achmad
Peristiwa
5 jam yang lalu
Tak Punya Biaya Lagi, Dedek Bayi Pengidap Omfalokel Terpaksa Keluar dari RSUD Arifin Achmad
2
Kader IMM Diharapkan Jadi Pemuda Kreatif, Inovatif dan Berjiwa Wirausaha
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Kader IMM Diharapkan Jadi Pemuda Kreatif, Inovatif dan Berjiwa Wirausaha
3
Beri Kuliah Umum di UNNES, Amali Kembali Ingatkan Pentingnya Sport Science
Olahraga
22 jam yang lalu
Beri Kuliah Umum di UNNES, Amali Kembali Ingatkan Pentingnya Sport Science
4
Sindir Komisaris PT Pelni, Tokoh Papua: Bocah Ini Agamanya Gak Jelas, Kok Nuduh Ulama Radikal
Pemerintahan
9 jam yang lalu
Sindir Komisaris PT Pelni, Tokoh Papua: Bocah Ini Agamanya Gak Jelas, Kok Nuduh Ulama Radikal
5
Kritik Keras MUI ke PT Pelni soal Pembatalan Pengajian: Bentuk Nyata Arogansi Kekuasaan!
Peristiwa
9 jam yang lalu
Kritik Keras MUI ke PT Pelni soal Pembatalan Pengajian: Bentuk Nyata Arogansi Kekuasaan!
6
Kecepatan dan Ketepatan Target Penanganan Teroris, Indonesia harus Belajar dari New Zealand
Hukum
8 jam yang lalu
Kecepatan dan Ketepatan Target Penanganan Teroris, Indonesia harus Belajar dari New Zealand
Home  /  Berita  /  Politik

Ingin Gelar KLB, Kader PKB Mengaku Bukan Karena Konflik dengan Cak Imin

Ingin Gelar KLB, Kader PKB Mengaku Bukan Karena Konflik dengan Cak Imin
Baliho Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar di Sumatera Utara. (Foto: Istimewa)
Kamis, 08 April 2021 15:34 WIB
JAKARTA - Kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Ahmad Zamakhsyari alias Jimmy, mengatakan sebagian kader masih menginginkan adanya Kongres Luar Biasa (KLB) partai.

Ia menegaskan tuntuan KLB, bukan karena gesekan yang sempat muncul antara dia dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

"Mohon izin diklarifikasi, bahwa saya dan Ketua Umum persoalan kesalahpahaman sudah selesai. Kita sudah saling memaafkan. Tetapi persoalan trouble in constitution terhadap hasil AD/ART Partai ataupun hasil Muktamar Bali kemarin ini banyak yang dilanggar, dan Ketua Umum harus tahu persoalan ini," kata Jimmy seperti dilansir GoNews.co dari Tempo, Kamis (8/4/2021).

Awalnya, ancaman KLB ini dikabarkan merupakan respon dari Jimmy yang tak terima atas pernyataan Cak Imin dalam acara di DPW. Ketua DPP PKB Faisol Riza pun kemudian mengklarifikasi hal ini, dan mengatakan masalah itu telah selesai.

Jimmy yang merupakan Ketua DPC Karawang, menegaskan urusannya dengan Cak Imin memang sudah selesai. "Itu sudah selesai. Artinya kita sudah saling memaafkan. Tidak ada dendam, tidak ada apapun. Benar sudah selesai," kata Jimmy.

Meski begitu, Jimmy menegaskan tuntutan untuk melaksanakan KLB tetap ada. Ia mengatakan banyak AD/ART partai yang dilanggar dan amanat Muktamar di Bali, tidak dijalankan.

Salah satunya, adalah terkait penunjukan DPC. Meski DPC ditunjuk oleh DPP, Jimmy mengatakan penjaringan namanya tetap dilakukan oleh DPW. Namun yang terjadi, kata dia, adalah DPP asal tunjuk sesuai keinginan mereka.

"Yang dipercaya Ketua DPW ya itu yang jadi Ketua DPC. Organisasi ga bisa, ga bisa diberlakukan kayak gini," kata Jimmy.

Jimmy menegaskan ia bukan menentang kepemimpinan Cak Imin dengan keinginan menyelenggarakan KLB ini. Ia menyebut KLB ini perlu digelar agar Ketuam Umum PKB tersebut mengetahui permasalahan ini.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Tempo.co
Kategori:DKI Jakarta, Politik, Peristiwa
wwwwww