Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
Peristiwa
2 jam yang lalu
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
2
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
3
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
Politik
22 jam yang lalu
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
4
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
Peristiwa
23 jam yang lalu
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
5
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
Peristiwa
22 jam yang lalu
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
6
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Hukum
24 jam yang lalu
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2021

Arema FC Perbaiki Lini Depan

Arema FC Perbaiki Lini Depan
Rabu, 14 April 2021 21:42 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MALANG - Tim pelatih Arema FC menyoroti kinerja lini depan mereka pasca menuai hasil jeblok di Piala Menpora 2021. Asisten pelatih Arema FC, Singgih Pitono pun angkat bicara perihal masalah yang dihadapi oleh lini depannya.

Mengandalkan striker lokal macam Dedik Setiawan, Kushedya Hari Yudo dan Muhammad Rafli, lini depan Arema FC hanya bisa menceploskan empat gol dari tiga laga yang dilakoni. Hasil yang membuat Arema FC terbenam di dasar klasemen babak penyisihan Grup A Piala Menpora.

Singgih Pitono menyebut tim pelatih Arema FC telah melakukan evaluasi guna meningkatkan produktivitas gol di kompetisi Liga 1 2021 mendatang.  

“Memang penilaian, lini depan jelas belum tune-in. Perlu diingat, satu tahun itu tidak ada kompetisi. Ada banyak evaluasi di lini depan. Produktivitas gol kita disorot,” ujar Singgih.

Sejatinya penampilan barisan penyerang Arema FC juga tidak terlalu buruk. Mereka sukses membuat 47 tembakan ke gawang lawan hanya saja kurang baiknya penyelesaian akhir membuat Dendi Santoso dkk hanya bisa membuat persentase keberhasilan 32 persen yang menghasilkan 15 tembakan on target.

“Lini depan memang ada problem, tapi jangan salah, kita banyak peluang. Tapi masalah finishing touch atau penyelesaian kita yang perlu banyak dibenahi,” kata eks striker Arema FC di era galatama tersebut.

Singgih Pitono menekankan tidak ada keberuntungan soal mencetak gol. Keberhasilan tim mampu mencetak gol berawal dari strategi yang terencana. Untuk itu dia berharapa para striker yang dimiliki Arema FC bisa memperbaiki penampilan mereka.

“Tidak ada yang namanya keberuntungan. Semua gol itu dibikin, proses golnya saja yang berbeda. Di awal, mainnya kita kan sudah terencana,” jelas Singgih.

Soal penampilan striker mereka yang bermain di bawah performa terbaiknya di Piala Menpora, Singgih menyebut faktor kondisi fisik dan vakumnya kompetisi selama setahun menjadi problem bagi para pemainnya sehingga belum bisa menunjukkan penampilan terbaik. ***

wwwwww