Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
Peristiwa
3 jam yang lalu
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
2
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
Politik
23 jam yang lalu
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
3
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
Peristiwa
23 jam yang lalu
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
4
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos
Peristiwa
24 jam yang lalu
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos
5
Hari Ini, Puan Akan Tinjau Larangan Mudik di Tiga Provinsi Sekaligus
Politik
21 jam yang lalu
Hari Ini, Puan Akan Tinjau Larangan Mudik di Tiga Provinsi Sekaligus
6
Gandeng Kidzania Jakarta, Mitsubishi Konsisten Edukasi Otomotif untuk Anak-anak
Ekonomi
22 jam yang lalu
Gandeng Kidzania Jakarta, Mitsubishi Konsisten Edukasi Otomotif untuk Anak-anak
Home  /  Berita  /  Olahraga
Indonesia Basketball League (IBL) 2021

Kebersamaan di Cisarua Pasti Timbulkan Kerinduan

Kebersamaan di Cisarua Pasti Timbulkan Kerinduan
Rabu, 14 April 2021 20:03 WIB
Penulis: Azhari Nasution
CISARUAFase pertama Indonesia Basketball League (IBL) 2021 berakhir sudah. Semua mengucap selamat tinggal pada Robinson Cisarua Resort Bogor, Jawa Barat yang selama sebulan lebih menjadi tempat tinggal mereka bersama.

“Pasti nanti ada kerinduan akan kebersamaan Bersama teman-teman. Apalagi sebelum gelembung kami juga sudah berlatih di sini, pasti ada rasa kangen,” kata M. Arighi, guard Indonesia Patriots.

“Sebulan Bersama, kami sudah seperti satu keluarga. Menjadi lebih dekat dan akrab,” kata Randika Aprilian, pemain NSH Mountain Gold Timika. “Terima kasih kepada IBL yang sudah bekerja keras menggelar kompetisi di tengah pandemi,” ujarnya.

Hal senada diakui oleh Andre Adriano, pemain West Bandits yang sudah masuk dalam klub 1.000 pemain dalam kompetisi gelembung ini. “Kangen rumah dan jenuh pasti ada, tetapi ada bagusnya juga berada dalam gelembung untuk pembentukan chemistry tim,” kata Andre.

“Ada positifnya Bersama dalam gelembung, kami bisa mempercepat chemistry mengingat persiapan dan adaptasi dengan tim juga tidak memiliki waktu banyak sebelum kompetisi dimulai,” kata pelatih West Bandits, Raoul Miguel Hadinoto,

Apresiasi kepada IBL juga diberikan oleh Laurentius Steven Oei, big man Satria Muda Pertamina. “Dalam persiapan kami sempat berlatih di Robinson, tetapi tetap kagum dengan polesan IBL terhadap lapangan, sungguh berbeda,” kata Laurentius. 

“Belum lagi adanya beberapa fasilitas hiburan hingga barber shop sampai mengadakan fun game saat jeda agar kami semua tak jenuh. Luar biasa, terimakasih kepada IBL,” tegasnya.

Pelatih Satya Wacana Saints Salatiga, Efri Meldy juga memberikan penghargaan serupa. “Terima kasih IBL yang sudah berusaha sangat keras sehingga kami bisa berkompetisi,” kata Meldy. ***

wwwwww