Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
Peristiwa
1 jam yang lalu
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
2
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
3
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
Politik
21 jam yang lalu
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
4
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
Peristiwa
22 jam yang lalu
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
5
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
Peristiwa
21 jam yang lalu
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
6
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Hukum
23 jam yang lalu
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Home  /  Berita  /  Sepakbola
Turnamen Sepakbola Piala Menpora 2021

PSM Tetap Pertahankan Ciri Khas Permainan Keras

PSM Tetap Pertahankan Ciri Khas Permainan Keras
Rabu, 14 April 2021 21:24 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SLEMAN - PSM Makassar dipastikan akan konsisten menampilkan permainan keras saat menghadapi Persija Jakarta pada laga semifinal leg 1 Piala Menpora 2021 yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Kamis (15/4/2021).

Permainan tersebut terbukti mampu membawa Juku Eja melaju sampai babak semifinal, termasuk salah satunya mengalahkan Persija Jakarta 2-0 babak penyisihan Grup B di Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, lalu.

PSM makassar akan tetap tampil ngotot meskipun bermain dengan skuat lokal. Permainan pun terlihat keras, terbukti pemain PSM Makassar sering mendapatkan kartu kuning lebih dulu.
 
Pelatih PSM Makassar, Syamsuddin Batolla mengakui, permainan keras memang menjadi ciri khas timnya. Akan tetapi, dia memastikan keras atau ngotot tersebut dalam koridor yang benar.

“Harus dalam koridor fair play. Sebagai orang Makassar, pemain lokal itu menunjukkan semangatnya. Seperti dikatakan kapten tim saya (Zulkifli Syukur) ewako. Itu yang membuat pemain terpacu semangatnya untuk melawan Persija,” papar dia.

Syamsuddin Batolla mengakui, pemainnya bersemangat lawan Persija Jakarta. Mereka akan menunjukkan penampilan terbaik dengan cara bermain ngotot di lapangan. Hal yang sama juga terjadi ketika babak grup lalu. 

“Ya mungkin kalau PSM ketemu Persija, anak-anak juga ingin menampilkan penampilan terbaik. Karena kita tahu Persija tim terbaik yang mempunyai pemain berkualitas, pemain asing yang bagus,” tandasnya.

Sementara itu, Kapten Tim PSM Makassar Zulkifli Syukur mengakui optimis dengan timnya. Mencapai semifinal di tengah keterbatasan menunjukkan bila rekan-rekannya berjuang keras menunjukkan kualitas di ajang pra musim.

“Seperti yang disampaikan oleh pelatih kami di awal babak penyisihan, bahwa inilah kesempatan buat para pemain lokal yang dipilih oleh pelatih untuk tampil di Piala Menpora ini menunjukkan kualitas mereka. Karena dengan menunjukkan kualitas di turnamen ini, tidak menutup kemungkinan bahwa mereka akan dipersiapkan untuk lanjutan Liga 1 musim ini,” tuturnya. ***

wwwwww