Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
Peristiwa
2 jam yang lalu
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
2
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
3
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
Politik
22 jam yang lalu
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
4
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
Peristiwa
23 jam yang lalu
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
5
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
Peristiwa
22 jam yang lalu
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
6
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Hukum
23 jam yang lalu
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Sesuai Arahan Presiden, Menpora Akan Lakukan Kajian Mendalam Terkait Wacana Penonton Terbatas

Sesuai Arahan Presiden, Menpora Akan Lakukan Kajian Mendalam Terkait Wacana Penonton Terbatas
Menpora, Zainudin Amali. (Dok. Kemenpora)
Rabu, 14 April 2021 19:20 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Presiden Joko Widodo meminta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) bersama PSSI, PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melakukan kajian mendalam dan serius terhadap wacana adanya penonton terbatas dalam rencana bergulirnya kembali Liga 1 dan Liga 2.

"Kita diminta oleh Bapak Presiden membuat kajian. Jadi beliau menyampaikan kepada saya untuk dikaji dan kita akan lihat juga terkait percepatan dari vaksinasi ini. Kita akan hitung betul," kata Menpora, Zainudin Amali saat memberikan keterangan pers secara virtual dari Situation Room Kemenpora, Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Menanggapi arahan Presiden itu, Menpora akan berkomunikasi dengan beberapa pihak penyelenggara liga seperti pihak keamanan, PSSI dan PT LIB. "Ini bukan pekerjaan ringan ya mengizinkan siapa yang boleh dan tidak boleh nonton langsung. Tetapi, beliau (Presiden) telah membuka peluang itu untuk mengkaji lebih dulu. Mengkaji ya bukan mengizinkan," jelasnya.

Sikap Menpora tegas terkait wacana adanya penonton terbatas dalam putaran Liga 1 mendatang. Meski demikian, ia tidak tinggal diam terhadap wacara adanya penonton terbatas di dalam stadion. "Kemarin pernyataan saya, kita tidak gegabah, tetapi kita tidak mendiamkan. Kita tetap akan lakukan pengkajian supaya benar-benar hasil dari kajian kita itu menjadi dasar untuk mengeluarkan izin dari pihak kepolisian," urainya.

Menurut Amali, Presiden juga memantau langsung jalannya Piala Menpora, hingga menampung aspirasi masyarakat pecinta sepakbola Indonesia. Hingga muncul arahan kepada Menpora untuk lakukan kajian penonton terbatas dalam jalannya liga. Selain itu, arahan Presiden ini bermakna untuk mendidik supaya para penonton dan suporter menjadi tertib.

"Saya akan kaji betul-betul, ini bukan keputusan tapi baru kajian. Dan jika hasil kajiannya ternyata tidak visible untuk penonton ya saya akan sampaikan seperti itu. Kajian ini juga berlaku untuk semua kegiatan olahraga. Sehingga kita akan menetapkan SOP yang standar sesuai karakteristik dari cabor itu," jelas Amali.

Sejauh ini, turnamen pramusim Piala Menpora yang telah sampai pada babak semifinal dinilai berjalan dengan baik dengan tanpa kehadiran suporter di stadion. Namun, penerapan protokol kesehatan ketat tetap dilaksanakan di kawasan stadion tempat laga digelar. ***

wwwwww