Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
Peristiwa
2 jam yang lalu
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
2
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
3
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
Politik
22 jam yang lalu
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
4
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
Peristiwa
23 jam yang lalu
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
5
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
Peristiwa
22 jam yang lalu
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
6
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Hukum
23 jam yang lalu
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Home  /  Berita  /  Olahraga
Indonesia Basketball League (IBL) 2021

Regenerasi Pacific Caesar Surabaya

Regenerasi Pacific Caesar Surabaya
Kamis, 15 April 2021 21:27 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTAMantan pemain Pacific Caesar Surabaya, Hardian Wicaksono, percaya Pacific Caesar Surabaya bisa segera bangkit di Indonesia Basketball League (IBL). Saat ini, klub Kota Pahlawan tersebut memang sedang regenerasi.

Sebelum IBL 2021 bergulir, Pacific Caesar Surabay ditinggal tiga pilar penting yakni Indra Muhammad, Yerikho Tuasela, dan Wicak. Alhasil, hanya pemain muda yang tersisa di Pacific Caesar Surabaya.

Situasi tersebut membuat Pacific Caesar Surabaya menjadi tim dengan jumlah kekalahan terbanyak di IBL 2021. Dari 16 laga, Pacific Caesar Surabaya hanya merebut satu kemenangan.

“Pacific Caesar Surabaya saat ini sedang regenerasi. Mereka memang tidak mematok target apa-apa, mungkin istilahnya yang penting eksis dahulu,” ujar Wicak.

“Mereka memaksimalkan pemain muda. Dalam beberapa tahun ke depan, mereka sudah terasah dan bisa membawa Pacific Caesar Surabaya bangkit lagi,” imbuhnya.

Meski menjadi tim pesakitan, Pacific Caesar Surabaya memunculkan pemain baru yang menjanjikan seperti Yonatan dan Gabriel Senduk. Yonatan membukukan 164 poin dan 121 rebound sepanjang fase pertama IBL Pertamax 2021, sementara Gabriel mencatatkan 107 poin dan 64 rebound. ***

wwwwww