Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
Peristiwa
9 jam yang lalu
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
2
LaNyalla: Pesantren Punya Peran Besar dalam Memajukan Indonesia
Politik
10 jam yang lalu
LaNyalla: Pesantren Punya Peran Besar dalam Memajukan Indonesia
3
Sembilan Debt Collector Penghadang Serda Nurhadi Ditangkap
Peristiwa
10 jam yang lalu
Sembilan Debt Collector Penghadang Serda Nurhadi Ditangkap
4
Polisi Kejar Debt Collector yang Hendak Rampas Mobil yang Angkut Orang Sakit
Hukum
16 jam yang lalu
Polisi Kejar Debt Collector yang Hendak Rampas Mobil yang Angkut Orang Sakit
5
Al-Aqsa Diserang, Dunia Internasional dan Donatur Diminta Lakukan Ini
Peristiwa
14 jam yang lalu
Al-Aqsa Diserang, Dunia Internasional dan Donatur Diminta Lakukan Ini
6
Penyelidik AS Ungkap Temuan Virus sebagai Model Upaya Perang
Internasional
15 jam yang lalu
Penyelidik AS Ungkap Temuan Virus sebagai Model Upaya Perang
Home  /  Berita  /  Sepakbola

Dari Wasit, Wiwin Ingin Kembangkan Kepelatihan

Dari Wasit, Wiwin Ingin Kembangkan Kepelatihan
Selasa, 20 April 2021 21:26 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTAPSSI sukses menggelar kursus kepelatihan lisensi C Diploma khusus Wanita. Setelah dimulai pada 1 April 2021 lalu, kursus kepelatihan pun berakhir pada 13 April 2021 dimana sebanyak 26 peserta telah ikut berpartisipasi, setelah sebelumnya mereka mengikuti seleksi terlebih dahulu sejak bulan Oktober 2020.

Salah satu peserta kursus lisensi asal Jawa Barat, Wiwin Yuningsih sangat mengapresiasi digelarnya kursus ini. Wiwin yang berprofesi sebagai wasit ini pernah mengikuti lisensi C1 nasional pada tahun 2009 serta program Assistant Referee FIFA pada tahun 2012 ini merasa bersyukur bisa mendapatkan ilmu baru sebagai seorang pelatih.

Wiwin memang bukan sosok yang asing dalam dunia sepakbola tanah air. Wanita asal Sumedang, Jawa Barat ini sudah berkecimpung dalam dunia perwasitan selama kurang lebih 12 tahun. Sebelum fokus menjadi seorang wasit, Wiwin pernah menjadi pemain Timnas dan ikut berpartisipasi pada gelaran SEA games 2003, Pra Piala Asia 2004 dan Piala Asia 2005.

“Saya belajar banyak hal ketika ikut dalam kursus lisensi ini. Di sini diajarkan bagaimana kami (peserta) menjadi seorang pelatih, prinsip-prinsip menjadi seorang pelatih, bagaimana melatih, menganalisa dan membuat ptogram latihan. Semua program di dalam dan luar lapangan termasuk tentang nutrisi dan psikologi juga turut diajarkan,” lanjut Wiwin.

Setelah kursus lisensi berakhir, Wiwin bertekad untuk terus mengembangkan ilmu kepelatihan. Terlebih dirinya juga sudah mulai memberikan pelatihan di SSB Tandang, Sumedang, tim untuk Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) tingkat kecamatan serta akademi Perses Junior.

“Setelah selesai lisensi ini tentunya saya pribadi akan mengembangkan ilmu yang saya dapatkan untuk diterapkan di daerah saya sendiri khususnya Kabupaten Sumedang baik itu di klub maupun di SSB. Saya akan berusaha memajukan kembali sepak bola wanita di  Kabupaten Sumedang sesuai dengan jargon: Sepak Bola Wanita, Siap!” tutup Wiwin.

Sebanyak 26 peserta mengikuti kursus kepelatihan lisensi C Diploma khusus Wanita yang digelar di Jakarta pada 1-13 April 2021. Peserta yang mengikuti kursus ini mendapatkan beasiswa penuh dari PSSI melalui program dari AFC terkait pengembangan sepak bola wanita.

"Kami berterima kasih kepada AFC yang memberikan bantuan dan dukungan terselenggaranya kursus ini untuk pengembangan sepak bola wanita Indonesia. Apalagi kursus ini pesertanya mantan pemain timnas wanita maupun yang sudah menjadi pelatih. Saya harap kursus ini menjadi sebuah langkah besar untuk mempersiapkan infrastruktur sumber daya manusia dalam hal ini pelatih wanita berkualitas bagi sepak bola Indonesia," kata Indra Sjafri.

“Yang pasti sangat antusias dengan adanya kegiatan lisensi ini. Saya sebagai pegiat sepakbola wanita telah diberikan kesempatan mengikuti program beasiswa kepelatihan pelatih lisensi C Diploma ini secara gratis dari PSSI. Sebagai eks pemain Timnas juga, saya sangat merasa bersyukur karena bisa mendapatkan ilmu pelatih. Apalagi saya dipertemukan kembali dengan teman-teman yang pernah membela Timnas dahulunya,” ungkap Wiwin. ***

wwwwww