Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
24 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
17 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
16 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
17 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
15 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021

Leo Loupatty: Jangan Sampai Tercoreng Doping

Leo Loupatty: Jangan Sampai Tercoreng Doping
Kamis, 29 April 2021 23:52 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) bukan hanya ingin mensukseskan pelaksanaan PON XX Papua 2021 yang akan digelar 2-13 Oktober mendatang. Tetapi, pesta olahraga akbar nasional empat tahunan ini harus bersih dari penggunaan obat-obatan yang termasuk dalam doping.

"PON XX Papua 2021 ini merupakan PON prestasi. Jangan sampai PON XX Papua 2021 tercoreng oleh kasus doping yang merusak nilai-nilai sportivitas dalam olahraga. Jadi, kami ingin PON XX Papua 2021 benar-benar bersih dari obat-obatan yang masuk dalam daftar doping," kata Sekretaris Umum (Sekum) PB.PON XX Papua, Elia Loupatty dalam jumpa pers resmi bertajuk Sapaan Mentari Timur Sponsor Gathering PON.XX Papua di Hotel Mulia Senayan Jakarta, Kamis, (29/4/2021)

Untuk menjadikan PON Papua zero doping, kata Elia, PB PON XX Papua akan bekerjasama dengan Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI). Sample urine atlet akan diambil secara acak untuk dikirim ke laboratiroum diping di Doha Qatar.

"LADI sudah melakukan kerjasama dengan laboratorium doping Qatar untuk memeriksa sample urine atlet. Kebetulan Qatar punya fasilitas yang cukup bagus karena akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022," ujarnya.

Dengan adanya LADI ini, Elia meminta seluruh offisial melakukan konsultasi jika ada atletnya yang menggunakan obat-obatan atau ramuan tradisional untuk meningkatkan prestasinya.

"Jangan sampai nanti ada temuan obat atau ramuan tradisional yang tidak berbahaya itu ditemukan mengandung doping. Makanya, offsial harus melakukan koordinasi dengan pihak LADI untuk memastikan atletnya bersih dari doping," tandasnya. ***

wwwwww