Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Madura United Tampil dengan Jersey Berbeda
Sepakbola
21 jam yang lalu
Madura United Tampil dengan Jersey Berbeda
2
Pemain PSM Diminta Jaga Kebugaran Selama Libur
Sepakbola
21 jam yang lalu
3
Viral Anak Ditulis Pembantu dalam KK, Ini Penjelasan Dukcapil
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Viral Anak Ditulis Pembantu dalam KK, Ini Penjelasan Dukcapil
4
Ada Celah Nih! Ombudsman RI Minta Kepala Daerah Awasi Pembayaran THR
Umum
15 jam yang lalu
Ada Celah Nih! Ombudsman RI Minta Kepala Daerah Awasi Pembayaran THR
5
HMI-MPO Cabang Bogor Tuntut Usut Tuntas Mafia Covid-19
Hukum
7 jam yang lalu
HMI-MPO Cabang Bogor Tuntut Usut Tuntas Mafia Covid-19
6
Joko Susilo Berburu Tiga Pemain Asing
Sepakbola
14 jam yang lalu
Joko Susilo Berburu Tiga Pemain Asing
Home  /  Berita  /  Pemerintahan
Lebaran Idul Fitri 2021

Mendagri Minta Kepala Daerah Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wisma Atlet Jakabaring Bisa Difungsikan Lagi

Mendagri Minta Kepala Daerah Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wisma Atlet Jakabaring Bisa Difungsikan Lagi
Mendagri Muhammad Tito Tito saat meninjau RSUD Bari Palembang, Minggu (2/5/2021). (foto: ist. via antaranews.com)
Minggu, 02 Mei 2021 19:50 WIB
PALEMBANG - Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito, mengimbau 17 kepala daerah di Sumsel (Sumatera Selatan) untuk terus memantau perkembangan kasus Covid-19 dan menekan laju penularan dengan mengendalikan aktifitas masyarakat yang meningkat jelang Idul Fitri 1442 H/Lebaran Idul Fitri 2021.

Hal tersebut lantaran keterisian tempat tidur untuk pasien Covid-19 di Sumsel sudah mencapai 65 persen dan termasuk paling tinggi di Indonesia saat ini, kata Tito sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari Antara.

"Rumah sakit-rumah sakit harus menambah kapasitas tempat tidur, kalau sudah maksimal dan tidak bisa ditambah maka siapkan Wisma Atlet. Sumsel beruntung punya Wisma Atlet," ujar Tito saat meninjau RSUD Bari Palembang, Minggu (2/5/2021).

Sebelumnya, Wisma Atlet Jakabaring pernah difungsikan untuk karantina kasus Covid-19 gejala ringan pada awal-awal kemunculan Covid-19, terdapat 300 kamar yang digunakan saat itu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Kesehatan, Nasional, Pemerintahan
wwwwww