Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
Peristiwa
2 jam yang lalu
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
2
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
3
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
Politik
22 jam yang lalu
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
4
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
Peristiwa
23 jam yang lalu
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
5
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
Peristiwa
22 jam yang lalu
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
6
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Hukum
23 jam yang lalu
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Pandemi, Pengguna Internet Minati Informasi Investasi

Pandemi, Pengguna Internet Minati Informasi Investasi
Ilustrasi investasi. (gambar: ist./cekaja.com)
Senin, 03 Mei 2021 22:13 WIB
JAKARTA - Perusahaan data digital, Kudu Komunikasi mengungkapkan, pengguna internet di Indonesia selama masa pandemi cenderung meminati informasi mengenai investasi.

Rilis Kudu yang dikutip GoNEWS.co pada Senin (3/5/2021) menyebut, hal itu diketahui dari analisis yang dilakukan Kudu pada Senin (3/5/2021) terhadap data 50 situs teratas di Indonesia dari pemeringkatan laman alexa.com yang diakses per 27 April 2021.

Situs jual beli mata uang kripto, indodax.com, tercatat memiliki lama waktu kunjungan pengguna yang paling tinggi. Selain Bitcoin, sejumlah mata uang atau aset kripto lain seperti Ethereum, Dogecoin, Ripple, dan sebagainya juga ditawarkan dalam situs tersebut.

"Posisi situs ini berada di kuadran 4," kutipan rilis Kudu tersebut.

Dalam daftar 50 situs teratas di Indonesia itu, laman web-binomo.com juga tercantum di dalamnya. Platform jual beli aset keuangan yang beberapa waktu lalu sempat ramai diperbincangkan itu, muncul di kuadran 1.

Pada saat yang sama, perhatian publik cenderung belum tertuju pada konten-konten yang disajikan situs-situs dalam industri jurnalisme dalam hal ini media digital berbasis ruang redaksi. Media-media berbasis ruang redaksi seperti kompas.com, detik.com, tempo.com, okezone.com, suara.com, republika.co.id, dan lainnya berada di kuadran 1. Secara umum, kuadan 1 berisikan media digital yang 'dikunjungi hanya sebentar,' dan 'sedikit jumlah halaman yang dilihat.'.

"Kuadran 1 juga cenderung identik dengan relatif kecilnya kue iklan yang tersedia di dalam ekosistem industri media digital secara keseluruhan. Porsi kue iklan terbesar di industri media digital, dimana industri jurnalisme ada di dalamnya, cenderung berada di kuadran 3 dan 4," bunyi keterangan tersebut.

Sementara raksasa digital, Google, menempati kuadran 3. Di kuadran 3, juga bertengger platform berbagi video terbesar, Youtube. Sementara di kuadran 4, bercokol Facebook. Secara umum, kuadran 3 dan 4 ditempati media digital yang 'dikunjungi cukup lama,' dan 'banyak halaman yang dilihat.'.

"Hal-hal inilah yang cenderung menyebabkan besarnya porsi kue iklan di dalam kuadran 3 dan 4," demikian Kudu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Ekonomi, Umum
wwwwww