Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
20 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
21 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
20 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Metropolitan

JK Didorong Tangani Papua, Jamil Usul TNI-Polri-BIN dalam Kendali Eks Wapres Itu

JK Didorong Tangani Papua, Jamil Usul TNI-Polri-BIN dalam Kendali Eks Wapres Itu
Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla. (foto: dok. ist.)
Rabu, 05 Mei 2021 03:46 WIB
JAKARTA - Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga menilai, gagasan memberi mandat kepada Jusuf Kalla untuk menyelesaikan masalah Papua sangat tepat. Pasalnya, JK sudah terbukti mampu mendamaikan konflik di Aceh, Poso, dan Ambon.

Dalam pernyataan tertulis yang dibaca GoNEWS.co, Rabu (5/5/2021), Jamil bahkan mendorong kendali JK juga harus berlaku atas aparat bersenjata negara Republik Indonesia.

"Agar upaya perdamaian yang akan dilakukan JK berjalan mulus, maka TNI, Polri, dan Intelijen seyogyanya berada dalam kendalinya," kata penulis buku 'Perang Bush Memburu Osama' itu.

Dengan kendali atas TNI, Polri, dan Intelijen, menurut Jamil, JK dapat bekerja tanpa khawatir akan ada yang cawe-cawe di luar kendalinya. Mandat penuh pada JK untuk menetapkan strategi, pendekatan serta tempat dan waktu yang diperlukan dan pemilihan tim misi perdamaian Papua, diyakini dapat menyelesaikan persoalan Papua dalam waktu yang relatif singkat.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Jenggala Center, Syamsuddin Radjab dalam sebuah diskusi daring pada Selasa (4/5/2021) menyatakan, dirinya mengusulkan agar mantan Wakil Presiden RI bisa itu turun tangan menyelesaikan masalah di Papua.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Papua Barat, Papua, DKI Jakarta, Nasional, Metropolitan
wwwwww