Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
Peristiwa
2 jam yang lalu
Tak Dinafkahi Maell Lee dan Ditawar Rp 5 Juta, Intan Ratna Juwita: Maaf Mending Saya Jualan Es Kelapa Saja
2
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
3
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
Politik
22 jam yang lalu
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
4
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
Peristiwa
23 jam yang lalu
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
5
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
Peristiwa
22 jam yang lalu
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
6
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Hukum
24 jam yang lalu
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Home  /  Berita  /  Politik

JK Didorong Tangani Papua, Jamil Usul TNI-Polri-BIN dalam Kendali Eks Wapres Itu

JK Didorong Tangani Papua, Jamil Usul TNI-Polri-BIN dalam Kendali Eks Wapres Itu
Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla. (foto: dok. ist.)
Rabu, 05 Mei 2021 03:46 WIB
JAKARTA - Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga menilai, gagasan memberi mandat kepada Jusuf Kalla untuk menyelesaikan masalah Papua sangat tepat. Pasalnya, JK sudah terbukti mampu mendamaikan konflik di Aceh, Poso, dan Ambon.

Dalam pernyataan tertulis yang dibaca GoNEWS.co, Rabu (5/5/2021), Jamil bahkan mendorong kendali JK juga harus berlaku atas aparat bersenjata negara Republik Indonesia.

"Agar upaya perdamaian yang akan dilakukan JK berjalan mulus, maka TNI, Polri, dan Intelijen seyogyanya berada dalam kendalinya," kata penulis buku 'Perang Bush Memburu Osama' itu.

Dengan kendali atas TNI, Polri, dan Intelijen, menurut Jamil, JK dapat bekerja tanpa khawatir akan ada yang cawe-cawe di luar kendalinya. Mandat penuh pada JK untuk menetapkan strategi, pendekatan serta tempat dan waktu yang diperlukan dan pemilihan tim misi perdamaian Papua, diyakini dapat menyelesaikan persoalan Papua dalam waktu yang relatif singkat.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Jenggala Center, Syamsuddin Radjab dalam sebuah diskusi daring pada Selasa (4/5/2021) menyatakan, dirinya mengusulkan agar mantan Wakil Presiden RI bisa itu turun tangan menyelesaikan masalah di Papua.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Papua Barat, Papua, DKI Jakarta, Nasional, Politik
wwwwww