Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
11 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
11 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
11 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
11 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
10 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
Home  /  Berita  /  Beladiri

Ejek Kemampuan Densus 88, Teroris OPM: Memang Bisa Lawan Gerilyawan?

Ejek Kemampuan Densus 88, Teroris OPM: Memang Bisa Lawan Gerilyawan?
Ilustrasi Densus 88 vs Teroris OPM. (Foto: Istimewa)
Kamis, 06 Mei 2021 03:34 WIB
JAKARTA -  Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB-OPM), Sebby Sambom, meragukan kemampuan Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri jika dilibatkan dalam operasi pengejaran dan penangkapan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

“Densus punya kemampuan lawan gerilyawan bisa kah? Kami gerilyawan, tidak Densus,” kata Sebby seperti dilansir GoNews dari  IDN Times, Rabu (5/5/2021).

Menurut Sebby, akan lebih banyak korban dari warga sipil yang jatuh di Papua karena kecerobohan pergerakan Densus 88.

"Dan yang jelas Densus akan tangkap orang sembarang, dan juga akan tembak orang sembarang," ujar Sebby.

Oleh karena itu, Sebby mengatakan, TPNPB-OPM akan memberi perlindungan bagi warga asli Papua, dan mengimbau agar warga pendatang segera pergi.

"Masyarakat sipil itu OPM sudah, mereka aman dilindungi TPNPB, karena mereka takut operasi militer oleh Indonesia. Oleh karena itu kami mengimbau kepada orang imigran segera tinggalkan Papua Barat," ujarnya.

Sebby juga menanggapi soal jaminan keselamatan seluruh masyarakat Papua dari Polri. Menurutnya, hal tersebut adalah pembohongan publik.

"Itu TNI-Polri bohong, karena faktanya masyarakat asli Papua tidak aman karena operasi militer yang brutal, jadi TNI-Polri estop penipuan publik," kata Sebby.

"Karena kami ketahui bahwa TNI-Polri hanya akan lindungi orang-orang Imigran saja, dan orang asli Papua tetap tidak aman, dan ancaman oleh kejahatan TNI-Polri," sambung dia.

Sebelumnya, Polri mengimbau masyarakat Papua tak usah khawatir dengan ancaman teroris KKB/OPM.

"Masyarakat di Papua tak perlu khawatir dengan keberadaan KKB. TNI-Polri akan menjaga dan mengawal warganya dalam bingkai NKRI di Tanah Papua,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dihubungi, Senin (3/4/2021).

Diketahui, Polri saat ini tengah menyiapkan Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror untuk dilibatkan dalam operasi pengejaran di Papua.

"Artinya kalau sudah ditetapkan gitu, Densus nanti harus kita ikutkan membantu. Paling tidak memetakan, segala macam itu," kata Asisten Kapolri bidang Operasi Inspektur Jenderal Imam Sugianto saat dihubungi, Kamis (29/4/2021).***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Papua Barat, Papua, DKI Jakarta, Metropolitan, Beladiri, Olympic
wwwwww