Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
17 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
6 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
6 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
6 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
6 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Nasional

Presiden Akui Negara Tidak Bisa Kendalikan Harga Komoditas

Presiden Akui Negara Tidak Bisa Kendalikan Harga Komoditas
Presiden Jokowi saat menyerap aspirasi nelayan di Lamongan, Surabaya, Kamis (6/6/2021). (gambar: tanngkapan layar video setpre)
Sabtu, 08 Mei 2021 11:51 WIB
LAMONGAN - Presiden Jokowi meminta masyarakat yang mengerti cara mengendalikan harga komoditas untuk memberi tahukan cara tersebut kepada negara. Sejauh ini, negara sulit mempengaruhi harga komoditas.

Pernyataan Presiden Jokowi tersebut disampaikan saat Ia menyerap aspirasi para nelayan di Lamongan, Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Salah satu nelayan yang hadir saat itu, memohon agar harga ikan bisa stabil.

"Ya kalau harga komoditas, harga ikan, itu kan tergantung dari permintaan pasar. Kalau permintaannya banyak, suplainya sedikit, pasti harga naik. Kalau ikannya nggak banyak tapi yang minta banyak, pasti harganya juga naik. Tapi kalau ikannya banyak, permintaan menurun, ya pasti harga akan jatuh. Itu (berlaku, red) di semua komoditas," kata Jokowi sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari video Setpres, Sabtu (8/5/2021).

Jokowi menjelaskan, hukum permintaan demikian juga berlaku di komoditas seperti beras, karet dan sawit. "Memang pemerintah tidak bisa mengendalikan mengenai harga. Pengendaliannya, mekanismenya (harus seperti, red) apa? Karena ini menyangkut pasar yang pasar luas, ada pasar ekspor,".

"Saya harus ngomong apa adanya, (pemerintah, red) tidak bisa mempengaruhi harga. Pemerintah nggak bisa. pemerintah itu hanya memberikan, (seperti, red) tadi (mengenai, red) izin, itu ya. Tapi kalau mempengaruhi harga, sulit," tegas Jokowi.

Jangankan terhadap ikan yang Indonesia tidak mempunyai instrumen lumbungnya, untuk padi yang jelas ada Bulog sebagai lumbung pun, Indonesia masih sulit kontrol harga. Karenanya, jika ada cara agar pemerintah bisa mengendalikan/mempengaruhi harga pasar untuk komoditas, Jokowi minta diberi tahu.

"Seperti apa (caranya, red). Tolong saya diberi tahu! ? Mungkin bisa kita rumuskan caranya," kata Jokowi.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Jawa Timur, Nasional, Metropolitan, Ekonomi
wwwwww