Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
21 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
14 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
13 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
14 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
21 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Voli

Tinjau KEK Galang Batang, Tito Minta PT BAI Jaga Lingkungan

Tinjau KEK Galang Batang, Tito Minta PT BAI Jaga Lingkungan
Mendagri Muhammad Tito dalam kunjungan ke KEK Galang Batang meminta PT BAI gunakan teknologi zero polution jika gunakan batubara, menjamin sampah plastik tak cemari lingkungan dan jaga area hijau. (foto: ist./puspen)
Minggu, 09 Mei 2021 17:28 WIB
BINTAN - Mendagri (Menteri Dalam Negeri), Muhammad Tito, meminta PT BAI selaku pengelola KEK Galang Batang menjaga kelestarian lingkungan dalam aktivitas bisnisnya.

Hal itu Ia sampaikan dalam kunjungannya ke KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Galang Batang yang dikelola PT BAI (Bintan Alumina Indonesia) di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (9/5/2021).

Langkah yang disebut Tito, setidaknya mengenai teknologi zero polution untuk penggunaan batu bara. "Karena pemerintah pusat sekarang mindset-nya adalah green industry, green economy,".

"Ini jangan sampai memberikan dampak polusi terutama pada penggunaan batu bara, sudah ada teknologi untuk zero transmission, zero pollution untuk batu bara," kata Tito dikutip GoNEWS.co dari keterangan Puspen Kemendagri.

Selanjutnya, langkah menjaga lingkungan juga bisa dilakukan dengan perhatian serius pada pengelolaan sampah, terutama sampah plastik. "Jangan sampai ada sampah plastik. Jangan sampai ada industri besar seperti ini sampahnya tidak teratur, plastik terutama,".

Selain persoalan sampah, Mendagri juga minta status KEK tak mengubah kawasan hijau dan lingkungan sekitar, misalnya dengan membiarkan ruang hijau dan perbukitan yang telah ada sebelumnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Kepulauan Riau, DKI Jakarta, Voli, Ekonomi
wwwwww