Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
22 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
2
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
22 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
3
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
4
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
Sepakbola
23 jam yang lalu
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
5
Hadapi Persita Tangerang, Persik Kediri Fokus Latihan Finishing Klinis
Sepakbola
22 jam yang lalu
Hadapi Persita Tangerang, Persik Kediri Fokus Latihan Finishing Klinis
6
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
7 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Indonesia Basketball League (IBL) 2021

David Singleton Tetap Bangga Pada Bima Perkasa

David Singleton Tetap Bangga Pada Bima Perkasa
Selasa, 25 Mei 2021 20:20 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - KAI Bima Perkasa Jogja gagal melangkah ke babak semifinal setelah dikalahkan Louvre Dewa United Surabaya pada laga ketiga babak  play off Indonesia Basketball League (IBL) 2021 di Britama Arena Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara ,Selasa, 25 Mei 2021. 

Ofense kami kurang bagus pada babak pertama. Kuarter ketiga kami mampu bangkit, tetapi kembali gagal pada kuarter keempat,” kata pelatih Bima Perkasa, David Singleton pada jumpa pers secara virtual seusai pertandingan.

Meski demikian, David tetap bangga pada pasukannya. “Barangkali hanya tim kami yang lima pemainnya cedera selama musim ini, tetapi kami tetap struggle. Kami juga kehilangan M. Isman Thoyib pada babak play off. Saya bangga pada tim ini,” kata Coach of The Year IBL Pertamax 2021 ini.

“Jika terus berada pada langkah yang tepat, tetap fokus dan saling percaya , tim ini akan sangat berbahaya tahun depan,” ujar David. Dia merasa gembira bisa membantu membangun fondasi kuat bagi Bima Perkasa.

Akankah dia akan kembali melatih Bima Perkasa musim depan? “Kami harus berbicara dahulu dengan manajemen Bima Perkasa,” tuturnya.

Walau gagal melangkah ke babak semifinal, Bima Perkasa tetap layak mendapatkan pujian. Selain gelar Coach of The Year bagi David, tim ini juga berhasil membawa Samuel Devin Susanto meraih gelar Rookie of The Year. ***

wwwwww