Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Bak Dapat 'Durian Runtuh', Elektabilitas Gus AMI Meroket Gara-gara Kisruh Ganjar-Puan

Bak Dapat Durian Runtuh, Elektabilitas Gus AMI Meroket Gara-gara Kisruh Ganjar-Puan
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 29 Mei 2021 22:10 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Meski pemilihan calon presiden (capres) masih tiga tahun lagi, namun sejumlah nama mulai bermunculan. Dalam poling dibuat oleh Jaringan Informasi Rakyat (Jari Rakyat) sejak Rabu (26/5) lalu, ada 14 nama tokoh yang diikut sertakan dalam kontestasi pemilihan presiden nanti.

Adapun hasil poling sementara hingga hari ini, Sabtu (29/5), terlihat nama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus AMI unggul dengan perolehan suara 24,5 persen. Disusul AHY (23,3%), Ganjar Pranowo (20,6%), Anies Baswedan (14,6%), Prabowo Subianto (8,7%), Ridwan Kamil (4,7%), Tito Karnavian (4%), Sandiaga Uno (3,6%), dan Tri Rismaharini (3,2%). Selanjutnya, Erick Thohir (2%), Moeldoko (1,6%), Puan Maharani (1,6%), Budi Gunawan (1,2%), dan Airlangga Hartarto (0%).

Meroketnya Elektabilitas Gus AMI bukan tanpa sebab. Ketua Umum PKB itu bak mendapat durian runtuh pasca terjadinya kisruh antara politisi PDIP, Ganjar Pranowo dan Puan. Bahkan Koordinator Nasional Jari Rakyat, Prasetyo
mengungkapkan, pergerakan polling sangat dinamis, terutama pasca terjadinya kisruh antara Gubernur Jateng dan Ketua DPR RI itu.

"Polling adalah metode sederhana untuk yang mencatat opini atau suara publik sehingga dapat mengumpulkan data umum tentang tren. Karena sifatnya acak yang dilakukan melalui melalui metode online, maka kekuatan jaringan menjadi salah satu penentu," tandasnya.

Ia menambahkan, hasil sementara polling dapat dimaknai bahwa buntut adanya "konflik" Ganjar-Puan, dimanfaatkan oleh partai dan tokoh Capres lainnya untuk eksis mewarnai survei. "Voters Pak Ganjar awalnya bagus dan cukup stabil, namun karena ada PR menyelesaikan urusan dapur, maka ruang tersebut dimanfaatkan oleh figur lainnya untuk menggaet suara publik. Awalnya disalip AHY dan sekarang Gus AMI," terangnya.

Ia menambahkan, dengan meroketnya nama Gus AMI dalam polling sementara ini menunjukkan kekuatan udara PKB cukup efisien dan solid. “Juli-Agustus nanti Jari Rakyat akan melakukan survei langsung di Provinsi Jawa Tengah, untuk mengkomparasi hasil polling,” tutup Kandidat Doktor IPDN ini.***

wwwwww