Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
24 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
14 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
3
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
23 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
4
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
7 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
5
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
9 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
6
Madura United FC Boyong 23 Pemain Hadapi PSM
Sepakbola
24 jam yang lalu
Madura United FC Boyong 23 Pemain Hadapi PSM
Home  /  Berita  /  Olympic

Kantor Polisi Diserang, Kapolda Papua Sebut Satu Polisi Tewas, 3 Senpi Dirampas

Kantor Polisi Diserang, Kapolda Papua Sebut Satu Polisi Tewas, 3 Senpi Dirampas
Seorang Polisi tewas diserang KKB Papua. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 29 Mei 2021 00:22 WIB
PAPUA - Kapolda Papua Inspektur Jenderal Mathius Fakhiri membenarkan adanya penyerangan di Polsubsektor Oksamel Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua yang dilakukan oleh orang tak dikenal pada Jumat dini hari 28 Mei 2021, pukul 01.30 WIT.

Dalam penyerangan ini mengakibatkan satu anggota Polri meninggal dan tiga pucuk senpi diambil. "Memang benar ada penyerangan yang menewaskan Briptu Mario Senoi," kata Fakhiri, Jumat (28/5/2021).

Menurut dia, berdasarkan laporan dari Kapolsek Kiwirok bahwa almarhum bertugas seorang diri karena Polsubsektor Oksamol hanya beranggotakan empat orang anggota Polri. Adapun tiga diantaranya berada di luar yakni dua di Oksibil, ibukota Kabupaten Pegunungan Bintang dan seorang lainnya di Jayapura dalam rangka berobat.

"Saat melakukan penyerangan OTK berjumlah enam orang dan senpi yang dibawa kabur jenis SS1 V1 dua pucuk dan satu pucuk revolver beserta amunisinya," ucap Fakhiri.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Voli, Metropolitan, Papua
wwwwww