Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
11 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
10 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
4
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
Internasional
11 jam yang lalu
Jet Pribadi Jatuh di Palm Beach, Kecelakaan Maut Tewaskan Sembilan Penumpang
5
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
Umum
10 jam yang lalu
Kapolri Jenderal Suyudi Ancam Pidana Anggota Polri dan BNN yang Isap Vape Narkotika
6
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Umum
9 jam yang lalu
Mutasi 7 Polisi Polrestabes Surabaya Disorot, Buntut Penangkapan 3 Legislator Partai Gerindra
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Soal THR, Ketua DPD RI: PT Newera Rubberindo Gresik Harus Tuntaskan Kesepakatan dengan Pekerja

Soal THR, Ketua DPD RI: PT Newera Rubberindo Gresik Harus Tuntaskan Kesepakatan dengan Pekerja
Ketua DPD RI, LaNyalla M Mattaliti. (Foto: Istimewa)
Kamis, 03 Juni 2021 16:10 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memberikan perhatian terhadap aksi unjuk rasa yang dilakukan ribuan pekerja PT Newera Rubberindo di Gresik, Jawa Timur. Para pekerja menuntut penyelesaian beberapa kesepakatan yang belum dijalankan, salah satunya THR.

Menurut LaNyalla, masalah ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. "Kita meminta PT Newera Rubberindo untuk agar segera menuntaskan kesepakatan dengan para pekerja, utamanya terkait pembayaran THR, karena hal ini merupakan hak para pekerja," katanya, Kamis (3/6/2021).

LaNyalla mengatakan, perusahaan harus terbuka kepada pekerja. "Bagaimana pun, kerja keras pekerja selama ini harus dihargai. Mereka yang membuat perusahaan tetap berjalan. Perusahaan harus memperhatikan hal tersebut," katanya

Senator asal Jawa Timur itu menambahkan, permasalahan ini tidak boleh dibiarkan berkembang sampai mengganggu pada produksi.

"Jika produksi sampai ikut terganggu karena hal ini, akan ada masalah lain yang bisa timbul. Oleh karena itu, semua masalah harus diselesaikan dengan segera," katanya

LaNyalla juga meminta kepada Disnaker setempat untuk terus mengawal dan menyelesaikan serta memediasi masalah ini hingga tuntas.

"Karena bagaimana pun hal tersebut telah disepakati bersama antara perusahaan dan pekerja, jadi perusahaan tidak ada alasan lain, dan harus tetap membayarkan THR yang tertunda," katanya.***

wwwwww