Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
24 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
2
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
24 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
3
Demo Sumpah Pemuda di Jakarta, Massa SADAR Bawa Tuntutan Karhutla dan Tolak Oligarki
Umum
24 jam yang lalu
Demo Sumpah Pemuda di Jakarta, Massa SADAR Bawa Tuntutan Karhutla dan Tolak Oligarki
4
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Sepakbola
22 jam yang lalu
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Survei Capres Kalangan TNI, Gatot Nurmantyo Paling Diidamkan

Survei Capres Kalangan TNI, Gatot Nurmantyo Paling Diidamkan
Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. (Foto: Istimewa)
Selasa, 08 Juni 2021 18:38 WIB
JAKARTA - Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo menjadi yang paling diidamkan publik untuk maju bertarung pada Pilpres 2024 dari kalangan militer.

Begitu temuan survei yang dipaparkan Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rifan dalam diskusi daring bertema "Capres-Cawapres Potensial 2024: Persepsi Publik Berdasarkan Klaster Figur," Selasa (8/6).

"Gatot Nurmantyo unggul dengan 13,9 persen. Kemudian Panglima TNI Hadi Tjahjanto 10,4 persen dan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan 10,1 persen," ujar Ali Rifan saat memaparkan hasil surveinya.

Di bawah nama tersebut, ada mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo dengan 9,7 persen; dan Pangkostrad, Dudung Abdurachman dipilih sebanyak 8,9 persen.

Nama lain yang muncul dalam bursa Capres 2024 dari kalangan militer adalah mantan Panglima TNI Moeldoko 8,8 persen; Kepala Staf Angkatan Darat, Andika Perkasa dengan 7,5 persen; dan Kepala Staf Angkatan Laut, Yudo Margono 5,7 persen. "Sementara sisanya 25 persen mengaku tidak tahu atau tidak jawab," pungkas Ali.

Survei ini dilakukan secara nasional pada 1 sampai 7 Mei 2021 di 34 provinsi di Indonesia dengan metode penarikan sampel adalah multistage random sampling.

Penarikan data responden melalui sambungan telepon dengan format pertanyaan berbentuk kuisioner. Jumlah responden yakni 1.000 responden dengan margin of error kurang lebih 3,10 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Olympic
wwwwww