Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dewan Pers Desak Kepolisian Segera Tangkap Penembak Pemred Mara Salem Harahap
Hukum
8 jam yang lalu
Dewan Pers Desak Kepolisian Segera Tangkap Penembak Pemred Mara Salem Harahap
2
Tanggap Darurat Covid-19 di DPR, Sekjen Pastikan Infrastruktur Digital Siap Dukung Rapat Penting
DPR RI
16 jam yang lalu
Tanggap Darurat Covid-19 di DPR, Sekjen Pastikan Infrastruktur Digital Siap Dukung Rapat Penting
3
Breaking News: Pemred Media Online di Pematangsiantar Tewas Ditembak
Hukum
15 jam yang lalu
Breaking News: Pemred Media Online di Pematangsiantar Tewas Ditembak
4
Next Policy: Holding Bisa Tata Kembali Ekosistem Ultra Mikro
Ekonomi
17 jam yang lalu
Next Policy: Holding Bisa Tata Kembali Ekosistem Ultra Mikro
5
Mara Salem Harahap, Pemred Media Online Tewas Ditembak di Dekat Rumahnya
Hukum
15 jam yang lalu
Mara Salem Harahap, Pemred Media Online Tewas Ditembak di Dekat Rumahnya
6
Buka Turnamen, Bamsoet: Pecatur Beda-Beda Tipis dengan Politisi 
MPR RI
14 jam yang lalu
Buka Turnamen, Bamsoet: Pecatur Beda-Beda Tipis dengan Politisi 
Home  /  Berita  /  Politik

Soal Sinyal 2024, Hasto: Masa Bu Mega Sebut Pak Prabowo itu Musuh?

Soal Sinyal 2024, Hasto: Masa Bu Mega Sebut Pak Prabowo itu Musuh?
Jum'at, 11 Juni 2021 19:49 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri kembali berada dalam satu momen bersama, setelah peresmian patung Bung Karno di kantor Kementerian Pertahanan beberapa hari lalu.

Kali ini, Prabowo hadir di kampus Universitas Pertahanan, di Sentul, Bogor, Jumat (11/6/2021), dimana Megawati menerima pengukuhan gelar profesor kehormatan dari kampus tersebut.

Hal ini memunculkan spekulasi soal isu bahwa Megawati dan Prabowo akan maju berpasangan kembali di Pilpres 2024. Hal itu dikonfirmasi wartawan kepada Sekjen DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, usai acara itu.

Menurut Hasto, sebenarnya tak ada yang aneh dari persahabatan Megawati dan Prabowo. PDIP sendiri selalu berusaha menujukkan politik persahabatan.

"Apalagi Pak Prabowo tadi dalam kapsitas beliau sebagai Menteri Pertahanan yang punya komitmen yang sama bagaimana kekuatan pertahanan negara dibangun dengan sebaik-baiknya yang menyatu dengan kekuatan rakyat itu," kata Hasto.

"Tapi apa persahabatan ini menunjukkan peluang PDIP bersama Gerindra di 2024?" tanya wartawan.

"Ya tadi dalam kebersamaan Bu Mega sendiri sudah menjelaskan ya ketika menyebutkan Pak Prabowo sebagai sahabat, itu kan bagian dari kultur kita. Memangnya harus menyebut sebagai musuh?" kata Hasto.

"Saya pikir itu merupakan suatu hal yang secara bergulir disampaikan Bu Mega. Ya mari kita bangun persahabatan nasional di antara para pemimpin," tambahnya. ***

wwwwww