Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
22 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Olympic

Kiai Nawawi Sidogiri Wafat, Gus AMI: Beliau Ulama Panutan Bangsa

Kiai Nawawi Sidogiri Wafat, Gus AMI: Beliau Ulama Panutan Bangsa
Cak Imin saat bersama Kiai Nawawi sebelum wafat. (Foto: Istimewa)
Minggu, 13 Juni 2021 21:09 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Salah satu ulama panutan bangsa Indonesia, KH. A Nawawi Abdul Djalil, meninggal dunia pada Minggu (13/6/2021) pukul 14.40 WIB.

Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan, Jawa Timur, ini mengembuskan napas terakhir di RSUD Pasuruan setelah sebelumnya sempat dirawat di RS Lavalete Malang.

Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus AMI menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya Kiai Nawawi.

Di mata Gus AMI, Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu adalah adalah ulama pengayom dan sangat dihormati. "Kita kehilangan ulama panutan yang sangat mengayomi. Semoga Allah SWT merahmatinya, amin," kata Gus AMI.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menuturkan, Kiai Nawawi adalah seorang ulama yang sangat cinta kepada bangsanya. Kiprahnya untuk bangsa, terutama dalam mencetak anak bangsa yang berkualitas dan memiliki pemahaman keagamaan mumpuni sangat luar biasa.

"Sejak Pondok Pesantren Sidogiri berdiri menjadi salah satu tempat perjuangan santri ketika awal-awal kemerdekaan dan hingga hari ini juga konsisten dengan pendidikan yang salaf, tetapi memiliki kekuatan luar biasa,” ujar Gus AMI.

Cucu dari salah satu pendiri NU KH Bisri Syansuri itu mengaku sangat bersedih karena selama musim pandemi Covid-19, cukup banyak kiai panutan yang wafat. "Semoga kita semua sebagai anak bangsa bisa meneruskan perjuangan beliau dalam mengawal pembangunan dan pengabdian untuk negeri ini," kata Gus AMI.***

wwwwww