Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
23 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
2
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
23 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
7 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
23 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
5
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
Sepakbola
23 jam yang lalu
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
6
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Home  /  Berita  /  Beladiri

Bea Cukai Tepis Dugaan Penggelapan dalam Importasi Emas

Bea Cukai Tepis Dugaan Penggelapan dalam Importasi Emas
Ilustrasi Bea Cukai. (foto: bea cukai)
Rabu, 16 Juni 2021 12:58 WIB
JAKARTA - Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga DJBC Kemenkeu RI, Syarif Hidayat, menepis dugaan praktik curang importasi emas.

"Dugaan tersebut tidak benar karena kami dalam importasi emas sudah melakukan sesuai prosedur," kata Syarief dalam lansiran CNBC Indonesia yang dikutip GoNEWS.co, Rabu (16/6/2021).

Kendati demikian, dia mengungkapkan internal Ditjen Bea dan Cukai sedang meninjau kembali tarif bea masuk tersebut. Hal itu dilakukan sesuai dengan tarif kepabeanan, jenis barang serta standar di World Customs Organization (WCO).

"Jadi kami lakukan review agar kita semua sama-sama memiliki kepercayaan bahwa tim kami di lapangan sudah melakukan dengan benar atau tidak," kata Dia.

Sebelumnya, Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan sebagaimana lansiran itu menyebut, ada praktik penggelapan terkait importasi emas yang melibatkan Kantor Pelayanan Utama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Ekonomi, Beladiri
wwwwww