Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
22 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
24 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
23 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
24 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
6
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
22 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Home  /  Berita  /  Basket

Warga Filipina Diminta Memilih: Divaksin atau Dipenjara

Warga Filipina Diminta Memilih: Divaksin atau Dipenjara
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte memegang vaksin Covid-19 Sinovac gelombang pertama yang diterima negaranya, 28 Februari 2021 lalu. (foto: dok. ist./ap photo)
Selasa, 22 Juni 2021 11:22 WIB
MANILA - Presiden Filipina, Rodrigo Duterte meminta warganya memilih antara bersedia divaksin atau dipenjara.

"Kalian pilih, vaksin atau saya akan memenjarakan kalian," kata Duterte dalam pidato yang disiarkan salah satu televisi, Senin, sebagaimana dikutip GoNEWS.co, Selasa (22/6/2021).

Channel News Asia melansir, Duterte meminta agar masyarakatnya mengerti bahwa negara itu tengah menghadapi krisis kesehatan. "Jangan salah paham! Ada krisis di negara ini,".

"Saya hanya jengkel dengan orang Filipina yang tidak mengindahkan pemerintah," tegasnya.

Pemberitaan menyebut, Filipina baru memvaksinasi penuh 2,1 juta orang dari target 70 juta orang tahun 2021. Negara itu, memiliki populasi sekira 110 juta penduduk.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Basket
wwwwww