Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
2
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
13 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
11 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
16 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
13 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Timnas Basket Indonesia Terapkan Sistem Promosi dan Degradasi

Timnas Basket Indonesia Terapkan Sistem Promosi dan Degradasi
Timnas Basket Indonesia saat menjalani latihan.
Selasa, 29 Juni 2021 12:40 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tim Nasional (Timnas) Basket Indonesia telah menjalani latihan untuk persiapan babak play off FIBA Asia Cup 2021. Sejak senin (28/6/2021), mereka sudah memeras keringat kembali setelah berjuang mengunci peringkat ketiga Grup A pada Kualifikasi Jendela III FIBA Asia Cup di Filipina. Timnas yang biasa latihan di GBK Arena Senayan, Jakarta Pusat, kali ini pindah di Breeze, BSD, Serpong, Tangerang Selatan.

"Kita latihan di sini karena masalah availability tempat latihan saja," ungkap Asisten Pelatih Timnas Basket Indonedia, Wahyu Wijayat Jati.

Dikatakan Wahyu, latihan kali ini diikuti penggawa timnas minus delapan pemain finalis Indonesia Basketball League (IBL) 2021. Mereka adalah Agassi Yeshe Goantara, Vincent Rivaldi Kosasih, Govinda Julian Saputra, dan Andakara Prastawa Dhyaksa. Mereka dari Pelita Jaya. Kemudian dari Satria Muda ada Hardianus Lakudu, Juan Laurent Kokodiputra, Arki Dikania Wisnu, dan Kevin Yonas Argadiba Sitorus. Mereka diberikan dispensasi karena belum istirahat sejak final tersebut. Harapannya kembali fresh selama persiapan timnas.

Manajer Timnas Basket Indonesia, Maulana Fahreza Tamrella menjelaskan, latihan dilakukan dengan serius. Jika ada yang tidak sesuai kebutuhan tim akan dipulangkan. Ini karena training center (TC) memberlakukan promosi dan degradasi.

"Rencananya akan ada penambahan pemain mulai senin depan dan awal Agustus akan ada degradasi pemain," jelas Mocha, sapaan karib Maulana Fahreza Tamrella.

Diakui Mocha, manajemen dan staf pelatih tidak hanya memperhatikan sisi teknis. Faktor nonteknis juga tidak luput dari pantauan. Terutama untuk menjaga mood pemain agar tetap semangat selama latihan di masa pandemi Covid 19.

"Keadaan kasus covid yanh meningkat saat ini sangat menjadi tantangan namun kami dari manajemen dan coaching staff menjaga agar tidak jenuh dengan melakukan variasi dalam latihan yang berbeda dan untuk team bonding akan dilakukan sesuai kebutuhan dan prokes yang terjaga," terang Mocha. ***

wwwwww