Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
20 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
21 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
21 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
19 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
11 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Terkaiit PPKM Darurat, Menpora Amali Serahkan Semua ke Daerah Soal Pelatda

Terkaiit PPKM Darurat, Menpora Amali Serahkan Semua ke Daerah Soal Pelatda
Menpora, Zainudin Amali. (Dok. Kemenpora)
Kamis, 01 Juli 2021 23:39 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menpora Zainudin Amali menyampaikan terkait persiapan provinsi menuju PON Papua tahun 2021 ini dan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali pada tanggal 3 hingga 20 Juli 2021, maka pemusatan latihan daerah (pelatda) akan dikoordinasikan pemerintah daerah dan Satgas Covid-19 di daerahnya masing-masing.

Menpora Amali menegaskan, pemerintah dalam hal ini Kemenpora tidak akan masuk terlalu dalam terkait persiapan pelatda masing-masing provinsi menuju PON Papua Oktober 2021 mendatang.

"Kita tidak masuk sampai kesana karena itu sudah ada wilayahnya, ada pimpinan provinsi, ada satgas, TNI-Polri tentu mereka yang akan melihat kondisinya seperti apa," ujarnya Menpora Amali saat jumpa pers bersama awak media secara virtual di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (1/7) sore.

"Pemusatan latihan itu biasanya terpusat di satu tempat, asal dia disiplin dan diberlakukan sistem babel, saya melihat dari contoh yang ada sebenarnya aman. Asalkan dari tempat nginab ke tempat latihan dan sebaliknya semua harus begitu tidak boleh ada urusan diluar babel itu, begitu ada yang sempat keluar itu ada potensi membawa virus ke area babel," urainya.

Demikian pula terkait rencana pelepasan kontingen Indonesia yang akan ke Olimpiade Tokyo 2021 yang rencananya akan digelar pada 5 Juli ini, juga masih dalam tahap perencanaan.

"Memang harapan NOC itu tanggal 5 Juli ini, tetapi dalam surat kami tetap kami serahkan kepada Bapak Presiden. Kami sampaikan pula ada atlet yang akan berangkat pada tanggal 8 Juli ini. Jadi kita menunggu dari pihak Istana seperti apa baik tanggal maupun tempatnya," jelasnya. ***

wwwwww