Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
24 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
2
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
8 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
3
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
8 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
4
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
Sepakbola
23 jam yang lalu
Denlson Junior Siap Hadapi Laga Panas Lawan Persija
5
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
Sepakbola
23 jam yang lalu
Ambisi Madura United FC Putus Tren Positif PSM Makassar
6
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
Sepakbola
24 jam yang lalu
Mauro Jeronimo Harus Atur Kondisi Pemain Borneo FC Agar Tetap Kompetitif
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Lagi, Kemenpora Dapat Penilaian WTP dari BPK-RI

Lagi, Kemenpora Dapat Penilaian WTP dari BPK-RI
Menpora Zainudin Amali. (Dok. Kemenpora)
Selasa, 13 Juli 2021 20:31 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Lagi, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora)menorehkan prestasi terkait laporan keuangan. Untuk kedua kalinya, Kemenpora yang dipimpin Menpora Zainudin Amali ini mendapatkan penilaian laporan keuangan tahun 2020 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) dengan nilai Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Penilaian BPK RI tersebut disampaikan langsung Menpora Amali pada konfrensi pers secara virtual di Lantai 9, Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (13/7/2021). Amali menyebutkan hasil penilaian BPK dengan hasil WTP merupakan kabar yang baik bagi Kemenpora. Karena, Kemenpora berhasil mempertahankan penilaian yang sama pada tahun sebelumnya.

"Saya kira ini adalah capaian yang luar biasa bagi kami yang ada di Kemenpora. Kita tahu, sebelumnya hampir 10 tahun Kemenpora tidak bisa mendapatkan penilaian laporan keuangan dari BPK dengan WTP. Tapi alhamdulilah, tahun 2019 dan 2020 Kemenpora bisa mendapatkan penilaian tersebut. Ini merupakan prestasi yang membanggakan bagi Kemenpora," kata Amali.

Menurut Amali, prestasi penilaian WTP ini berkat kerjasama yang baik semua pihak yang ada di Kemenpora dan seluruh stakeholder olahraga. "Prestasi ini bukan semuanya karena saya sendiri, melainkan hasil kerjasama yang baik seluruh pejabat dan pegawai yang ada di Kemenpora. Dan prestasi ini harus terus kita jaga," tambahnya.

Pembenahan tata kelola birokrasi selama ini memang menjadi konsentrasi penuh bagi Menpora Amali. Bahkan program prioritas pertama yang dia canangkan sejak mendapat amanah menjadi Menpora yakni, melakukan pembenahan tata kelola birokrasi dengan baik, dan didukung dengan kerjasama yang baik dengan seluruh stakeholder olahraga.

Salah satu contoh keberhasilan tata kelola yang baik di Kemenpora menurutnya yakni, transparasi bantuan pendanaan terhadap cabang olahraga. "Selama saya menjadi Menpora, semua bantuan kepada cabang olahraga harus dilakukan secara transparan, bahkan dipublikasikan kepada semua media. Jadi ini salah satu contoh tata kelola yang baik dan harus kita pertahankan," tegas Amali.

Menpora Amali meminta kepada seluruh pejabat dan pegawai Kemenpora serta stakeholder pemuda dan olahraga di Indonesia untuk ikut terus menjaga prestasi laporan keuangan WTP ini dengan baik.

"Saya meminta kepada semuanya, mulai pejabat sampai pegawai Kemenpora, atau bahkan stakeholder pemuda dan olahraga untuk saling menjaga. Rahasianya selama ini saya selalu menekankan agar kita mau bergerak bersama untuk melakukan perubahan yang lebih baik," harapnya. ***

wwwwww