Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
19 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
20 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
19 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
20 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
19 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
20 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Olympic

Dilarang ke Sumatera, Ratusan Orang Menumpuk di Pelabuhan Merak

Dilarang ke Sumatera, Ratusan Orang Menumpuk di Pelabuhan Merak
Penumpukan Penumpang di Pelabuhan Merak. (Foto: Istimewa)
Senin, 19 Juli 2021 11:20 WIB
JAKARTA - Ratusan warga dari berbagai wilayah di Pulau Jawa dilarang menyeberang ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten. Polisi berjaga. Mereka yang bandel ingin menyeberang terpaksa diputarbalik oleh petugas, Senin (19/7)..

Sebelum diputar balik, ratusan warga tersebut berkumpul di pintu masuk Pelabuhan Merak dan meminta kepada petugas untuk diperbolehkan menyeberang menuju Sumatera.

GoNews.co Antrean Kendaraan di pintu tol
Antrean Kendaraan di pintu tol Merak. (Foto: Istimewa)

"Calon penumpang kita putar balik, karena sesuai SE nomor 15 tahun 2021 tentang Pembatasan Aktivitas Masyarakat selama hari raya lebaran Idul Adha 2021," kata Wakapolres Cilegon Kompol Mi'rodin, Senin (19/7).

Mi'rodin mengungkapkan, terdapat beberapa persyaratan yang yang harus dipenuhi oleh calon penumpang untuk dapat melakukan penyeberangan ke pulau Sumatera.

"Pemberlakuan pembatasan oleh Satgas Covid nasional adalah tanggal 18 sampai tanggal 25 Juli yang hanya diperbolehkan dengan protokol itu adalah orang karena sakit, mau melahirkan, pekerja di sektor esensial dan kritikal serta perorangan dengan keperluan mendesak selain itu ya kita putar balik," ungkapnya.

Sementara itu, Pardi salah seorang penumpang travel, dirinya mengaku kecewa karena diputarbalik oleh petugas. Pasalnya, ia sudah dilengkapi dengan hasil rapid antigen namun tetap tidak bisa menyeberang menuju Pulau Sumatera.

GoNews.co Penumpukan penumpang di Pelabu
Penumpukan penumpang di Pelabuhan Merak. (Foto: Tempo)

"Nggak tahu alasan kenapa diputarbalik, karena naik travel sudah bawa rapid tes antigen dari Jakarta Barat mau ke Lampung karena mertua meninggal. Ya kalau seperti ini ikut travel saja maunya kemana," katanya.***

wwwwww