Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
10 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
3
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
10 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
10 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
10 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Olympic

Terkait 54 Orang Meninggal Setelah Divaksin, Ini Jawaban Luhut

Terkait 54 Orang Meninggal Setelah Divaksin, Ini Jawaban Luhut
Dokter di Palembang meninggal sehari setelah divaksin Covid-19. (Facebook Prof Yuwono)
Kamis, 22 Juli 2021 20:47 WIB
JAKARTA - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyinggung soal keefektifitasan vaksin Covid-19. Luhut mengklaim, mereka yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 meskipun telah menjalani vaksinasi jumlahnya sangat sedikit.

Luhut mengungkapkan, berdasarkan data yang Ia peroleh seperti di wilayah DKI Jakarta, yang meninggal karena Covid-19 meski sudah divaksin angkanya sangat rendah, yaitu dari 5,1 juta sample, hanya 54 orang yang meninggal.

"Jadi ini angka hanya 0,21 persen. Dan itu rata-rata komorbid. Jadi saya berharap kita semua menyadari masalah vaksin ini satu hal yang penting," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (21/7).

Luhut mengajak, agar masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan vaksin dan tidak ragu karena sangat penting dalam pencegahan Covid-19.

Disamping itu, Luhut menambahkan, langkah testing dan tracing juga tetap dikakukan oleh pemerintah karena sangat penting sehingga kasus Covid-19 dapat terdeteksi dan masa penyembuhan bisa lebih cepat.

"Testing tracing sangat penting sehingga bisa dideteksi dan tinggal penyembuhan lebih cepat 8 hari. Tetapi tingkat meninggalnya lebih cepat kalau penanganan tidak cepat, Saya harap ini jadi perhatian kita semua,” pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, SEA Games, Voli, Olympic
wwwwww