Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
15 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
13 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Mengenal Diri Bukan Mendiagnosis Diri, Pesan Fanny Ghassani dan Samanta Clara di IYS 2026
4
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
Kemenpora
16 jam yang lalu
Menpora Erick Serahkan Penghargaan Pemenang di IYS 2026
5
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
Basket
18 jam yang lalu
Makin Panas, Empat Tim Lolos Bersaing di Semifinal
6
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
15 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
Home  /  Berita  /  Olympic

Anggota DPRD Pangkep Bantah Tutup Jalan Rumah Tahfiz, Sebut Tembok Sudah Ada Sejak Dulu

Anggota DPRD Pangkep Bantah Tutup Jalan Rumah Tahfiz, Sebut Tembok Sudah Ada Sejak Dulu
Lokasi rumah tahfiz ditembok di Makassar. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 24 Juli 2021 18:49 WIB

PANGKEP - Anggota DPRD Kabupaten Pangkep, Amiruddin, membantah tudingan yang menyebut bahwa dirinya menutup akses masuk ke rumah tahfiz Alquran di Jalan Ance Dg Ngoyo, Masale, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kepada wartawan, mantan camat di Kabupaten Pangkep itu mengatakan bahwa akses tersebut bukanlah jalan utama menuju rumah tahfiz Alquran.

Ia bahkan mengaku selama ini membantu pemilik rumah yang telah menghibahkan tanahnya kepada masyarakat untuk pondok tahfiz Alquran.

Tak hanya itu, Legislator dari Fraksi PAN itu juga mengatakan bahwa tembok itu sudah ada sejak dulu, namun dibongkar untuk membantu mengangkut material pemilik rumah tahfiz Alquran. "Sebenarnya ini sudah tiga tahunan, dulu sudah ada tapi dibobol. Jadi dibiarkan dibobol dengan janji akan ditutup kembali. Namun tak ditutup," kata Amiruddin, Jumat (23/7/2021).

Hingga akhirnya, karena tidak kunjung ditutup Amiruddin pun menutup sendiri tembok tersebut. Ia juga menambahkan, selama ini kotoran dari rumah tahfiz kerap masuk ke halamannya.

Selain itu, jalanan tersebut bukan merupakan jalan utama menuju rumah tahfiz, melainkan bagian belakang rumah tahfiz Alquran.

"Padahal semua kotorannya itu ke halaman saya dan janjinya juga mereka yang akan tutup sendiri. Karena ini memang bukan jalanan, jalanan itu ada di depannya pondok tahfidz, rumah saya di belakangnya," sambungnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, anggota DPRD Kabupaten Pangkep, Amiruddin, menutup akses masuk ke rumah Tahfiz Alquran. Ia menembok pintu rumah tahfiz tersebut diduga lantaran risih mendengar suara anak-anak yang sedang mengaji.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Metropolitan, Sulawesi Selatan
wwwwww