Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
20 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
20 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
21 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
20 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
20 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Basket

Dikecam Netizen Dunia Karena Olok-olok Defile Atlet Negara Lain di Olimpiade Tokyo 2020, TV Korsel Minta Maaf

Dikecam Netizen Dunia Karena Olok-olok Defile Atlet Negara Lain di Olimpiade Tokyo 2020, TV Korsel Minta Maaf
Tangkap layar siaran tv MBC, Korea Selatan. (Foto: Istimewa)
Senin, 26 Juli 2021 21:00 WIB

JAKARTA - Stasiun televisi Korea Selatan (Korsel) MBS meminta maaf atas penggambaran mereka pada kontingen atlet yang berlaga di Olimpiade Tokyo. MBS menggambarkan Italia sebagai pizza, Romania dengan drakula, dan Ukraina dengan Chernobyl.

Pada Senin (26/7), BBC melaporkan MBC sudah meminta maaf kepada penontonnya. Setelah ada keluhan penggambaran mereka pada negara-negara yang bertanding di Olimpiade 'ofensif' dan 'konyol'.

Stasiun televisi itu mengatakan mereka bermaksud mempermudah penontonnya memahami negara yang berlaga di Olimpiade. Tapi mereka mengakui telah melakukan 'kesalahan yang tak dapat dibenarkan'.

Dalam pernyataannya yang diunggah di Twitter, MBC mengatakan keputusan itu menunjukkan lemahnya pemahaman mengenai negara-negara yang bersangkutan. Mereka mengatakan akan menyelidiki bagaimana gambar-gambar dan keterangan ofensif itu dapat ditampilkan.

Kepala stasiun televisi itu juga akan menyampaikan permintaan maaf ke publik. Isu itu menarik perhatian setelah dibahas jurnalis Raphael Rashid di Twitter.

Saat atlet-atlet Haiti berjalan di stadion, MBC memberikan keterangan negara itu sebagai negara 'yang sedang menghadapi gejolak politik karena presidennya dibunuh'. Ketika Suriah masuk stadion, tulisan di layar 'perang sipil yang sudah berlangsung 10 tahun'.

"Apakah mereka hanya mengambil gambar pertama yang muncul ketika mereka mencari gambar mengenai negara itu di Google?" tanya salah satu pengguna Twitter.

Para pengguna media sosial lainnya menerka-nerka gambar apa yang dipakai untuk memberikan keterangan mengenai negara yang lain. Muncul gambar ikan salmon ketika atlet Norwegia muncul. Sementara atlet Chad yang muncul MBC menggambarkannya sebagai 'jantung hitam Afrika'.

Itu bukan pertama kalinya MBC bermasalah dengan isu ini. Stasiun televisi itu juga didenda setelah menggambarkan Zimbabwe sebagai 'negara dengan inflasi mematikan' dalam siaran pembukaan Olimpiade 2008.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Republika.co.id
Kategori:DKI Jakarta, Non Olympic, Basket, Voli, Olympic
wwwwww