Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
22 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
23 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
23 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
22 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  PON

Terjadi! Segelas Kopi Seharga Rp2 Juta di Tengah PPKM

Terjadi! Segelas Kopi Seharga Rp2 Juta di Tengah PPKM
Ilustrasi segelas kopi. (foto: www.gonews.co/dzulfiqar)
Sabtu, 31 Juli 2021 12:17 WIB
TANGERANG - Di tengah suasana hujan di masa PPKM Darurat, seorang penjual kopi di kawasan Gading Serpong, Tangerang, Banten, tampak menggigil kedinginan. Sementara itu, seorang pemuda turun dari mobilnya.

Pemuda yang dalam lansiran bantennews.co.id disebut bernama Marsha itu, memesan segelas kopi dan bertanya berapa harganya.

Penjual menjawab, jika tidak ada uang pecahan Rp5.000, kopinya boleh dibayar seharga Rp4.000 atau Rp3.000.

"Ya nggak apa-apa kalau nggak ada, bisa 4 ribu atau 3 ribu juga boleh," ujar penjual kopi itu sembari tertawa malu, sebagaimana dikutip GoNEWS.co, Sabtu (31/7/2021).

Karenanya harganya fleksibel dan boleh ditawar, Marsha mengatakan, "2 juta boleh, Pak. Saya nggak ada 5 ribuan, Pak. Katanya tadi boleh nawar?" kata Marsha, dan suasana pun mulai berubah.

"Ini Pak, 2 juta, saya ikhlas," kata Marsha sambil mengeluarkan uang 2 jutanya.

Sontak suasana di sekitar jadi mengharukan. Penjual kopi tak menyangka mendapat uang Rp2 juta. Sambil menangis bapak itu berterima kasih kepada Marsha.

"Semoga bisa membantu ya, Pak. Tetap sehat ya. Semoga bapak semangat terus ya. Sehat selalu," tutup Marsha.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Banten, Ekonomi, PON
wwwwww