Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
22 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
24 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
23 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
24 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
6
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
22 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Ditanya Soal Pilpres, PKB: Tidak Bisa Tebak Kemungkinan Ditunda atau Periode Presiden Diperpanjang?

Ditanya Soal Pilpres, PKB: Tidak Bisa Tebak Kemungkinan Ditunda atau Periode Presiden Diperpanjang?
Pimpinan DPP PKB dan Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid. (Foto: Istimewa)
Sabtu, 14 Agustus 2021 18:22 WIB

JAKARTA - Desas desus penundaan pemilihan presiden (Pilpres) 2024 belakangan mulai didiskusikan sejumlah politisi. Khususnya, politisi yang duduk di kursi parlemen.

Pertanyaan serupa juga menjadi satu topik yang disinggung dalam serial diskusi Polemik Trijaya FM bertemakan "Pandemi dan Konstelasi Politik 2024", Sabtu (14/8).

Pembawa acara diskusi, Margi Syarif, melempar pertanyaan soal kemungkinan penundaan Pilpres 2024 menjadi di tahun 2027 kepada Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid. Pertanyaan lainnya, "mungkinkan jabatan presiden diperpanjang sampai tiga periode dalam situasi pandemi?"

"Memang Pemilu 2024 ada ya Gus? Atau lanjut tiga periode?" tanya Margi kepada Gus Jazil, sapaan karib politisi PKB itu.

Jazilul mengatakan hal ini masih menjadi pertanyaan semua pihak, termasuk pimpinan MPR. Terutama, soal jaminan kesehatan masyarakat seiring tidak adanya kepastian kapan pandemi berakhir. "Nah ini yang jadi tanda tanya kita semua, termasuk Pak Syarief. Jadi kalau keadaan seperti ini jangankan TPS, masjid saja ditutup. Kondisinya seperti ini ya tentu kondinya unpredictable sampai hari ini," kata Gus Jazil.

Dia mengakui, ke depan akan muncul masalah ketatanegaraan jika varian Delta kembali melonjak saat jadwal pilpres berlangsung. Untuk itu, saat ini sedang didiskusikan bersama soal segala bentuk rencana dalam situasi pandemi dan pelaksanaan pemilu.

"Oleh sebab itu tentu ada problem ketatanegaraan kalau ternyata misalkan pada jadwal yang ditentukan KPU itu kira-kira Februrari 2024 ternyata ternyata varian delta main lagi, otomatis semua ditutup termasuk TPS, kalau kejadian seperti ini, maka politisi harus berkumpul mencari jalan," tuturnya.

Karena itu, Wakil Ketua Umum PKB ini berharap segala kemungkinan harus dipikirkan sejak saat ini. Tentu, harapan utamanya adalah pandemi Covid-19 dapat segera berakhir.

"Mulai sekarang dipikirkan namanya juga membuat arah ke depan. Kita berharap sekuat tenaga kita semua mudah-mudahan selesai di tahun 2021 dulu bilangnya kan kan Juli (selesai), ternyata Juli malah nanjak. Kita hanya mencari jalan saja semoga segera berlalu," tandasnya.

Pimpinan MPR RI juga sudah bertemu Presiden Joko Widodo untuk membahas wacana amandemen UUD 1945. Dalam pertemuan itu, Jokowi setuju adanya amandemen UUD 1945 namun hanya membahas Pokok-pokok Haluan Negara (PPHN) dan tidak melebar hingga masa jabatan presiden.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Metropolitan, Voli, Olympic
wwwwww