Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
20 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
2
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
20 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
3
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Zlatko Runje Sukses Dampingi Persib Kalahkan Kalteng FC
4
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
21 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
5
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
Sepakbola
20 jam yang lalu
Gagal Curi Poin di Bandung, Mundari Karya: Kami Dihukum
6
Lewat Single "Cinta Baru", Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Hiburan
20 jam yang lalu
Lewat Single Cinta Baru, Briana Sukses Buka Perhelatan Jakarta Rocktober 2026
Home  /  Berita  /  Olympic

Para Tokoh Agama dan Adat Kibarkan Bendera Merah Putih Secara Serentak di Kota Senja Kaimana

Para Tokoh Agama dan Adat Kibarkan Bendera Merah Putih Secara Serentak di Kota Senja Kaimana
Panitia HUT RI 76 Kabupaten Kaimana. (Foto: Istimewa)
Minggu, 15 Agustus 2021 18:23 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Menjelang HUT RI ke-76, Pemerintah Daerah Kabupaten Kaimana, Papua Barat menggelar kegiatan Pengibaran Bendera Merah Putih dan Dialog Kebangsaan di Taman Jokowi - Iriana Kaimana, Minggu (15/8/2021).

Pengibaran bendera Merah Putih dilakukan secara serentak oleh setiap perwakilan para tokoh agama dan tokoh adat dan suku yang ada di Kabupaten Kaimana. Hal ini dilakukan sebagai simbol terwujudnya jiwa Bhinneka Tunggal Ika di Kabupaten Kaimana.

"Melalui pengibaran bendara Merah Putih oleh para perwakilan tokoh agama dan tokoh adat ini, kita ingin mengabarkan pada bumi Pertiwi betapa masyarakat Kaimana sangat memegang teguh jiwa Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi semboyan NKRI," kata Ketua Panitia HUT RI 76 Kabupaten Kaimana, Jafar Werfete.

Sementara itu, Bupati Kaimana Freddy Thie mengatakan, Kabupaten Kaimana adalah bagian dari sejarah penting NKRI. Freddy menerangkan, di salah satu kampung di Kota Kaimana, tepatnya di Kampung Seram jalan R.A Kartini terdapat tugu Untea sebagai saksi sejarah diserahkannya Irian Barat pada Indonesia.

"Itu adalah sejarah penting yang tidak boleh kita lupakan. Anak cucu kita jangan sampai lupa pada sejarah ini," ujar Freddy.

"Selain itu, pada tahun 1962 pernah terjadi kecelakaan laut tenggelamnya KM Macan Tutul di laut Kaimana. Kapal ini berisi para pejuang NKRI. Jasad para pejuang tersebut dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Gunung Genofa Kaimana," lanjut Freddy.

Lebih lanjut, Freddy berpesan, khususnya kepada para generasi muda agar senantiasa mengisi kemerdekaan Indonesia dengan kegiatan-kegiatan yang lebih positif dan selalu meningkatkan produktifitas agar bisa bersaing dengan bangsa lain di seluruh dunia.

"Perang kita saat ini berbeda dengan perang para pejuang dahulu. Mereka berkorban jiwa dan raganya. Sedangkan kita yang hidup saat ini, berperang dengan bangsa lain melalui kecerdasan dan produktifitas. Kita berpacu dengan kemajuan zaman. Telat sedikit, maka kita akan tertinggal," kata orang nomor satu di Kota Senja itu.***

wwwwww