Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
13 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
10 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
15 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
4
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
9 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
5
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
Sepakbola
23 jam yang lalu
Lawan Melbourne Victory, Persib Incar Tiga Poin Demi Tiket 16 Besar ACL 2
6
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Sepakbola
22 jam yang lalu
Marc Klok Terlecut Balas Pengorbanan Suporter Persib Yang Borong Tiket ACL 2
Home  /  Berita  /  Nasional

NasDem Minta RUU PPRT dan RUU Masyarakat Hukum Adat Jadi Prioritas Saat Ini

NasDem Minta RUU PPRT dan RUU Masyarakat Hukum Adat Jadi Prioritas Saat Ini
Kapoksi Partai NasDem di Baleg DPR RI, Taufik Basari dalam suatu kesempatan. (foto: dok. ist.)
Senin, 16 Agustus 2021 22:38 WIB
JAKARTA - Kapoksi (Ketua Kelompok Fraksi) NasDem di Baleg DPR RI, Taufik Basari, mengingatkan parlemen agar RUU PPRT (Perlindungan Pekerja Rumah Tangga) dan RUU Masyarakat Hukum Adat manjadi bagian dari fokus legislasi di masa Sidang I 2021-2022 saat ini.

Dalam rilis yang diterima GoNEWS.co, Senin (16/8/2021) malam, Taufik menerangkan, RUU PPRT telah disetujui oleh mayoritas fraksi dalam pengambilan keputusan harmonisasi di Baleg DPR RI pada tanggal 1 Juli 2020, sementara RUU Masyarakat Hukum Adat disetujui pada tanggal 4 September 2020.

Dalam Rapat Badan Musyawarah DPR RI, lanjut Taufik, Pimpinan Baleg telah melaporkan hasil kerja Panja kedua RUU tersebut di Baleg dan sudah diputuskan Badan Musyawarah, "Sehingga tinggal menunggu dibawa ke dalam Rapat Paripurna DPR RI oleh pimpinan,".

Dalam Rapat Paripurna DPR RI tahun lalu, tepatmya Senin, 9 November 2020, Taufik Basari juga melakukan interupsi untuk mengingatkan pimpinan DPR RI agar menindaklanjuti kedua RUU tersebut dan membawanya ke Rapat Paripurna untuk disetujui sebagai RUU usulan DPR sehingga bisa dilanjutkan pada pembahasan antara DPR RI dengan Pemerintah.

Menurut Taufik, kedua RUU tersebut akan menjadi oase di tengah dahaga ketidakpercayaan publik terhadap lembaga-lembaga kekuasaan di negeri ini.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Nusantara, Nasional
wwwwww