Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
18 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
15 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
3
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
12 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
13 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
13 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
20 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Netty: Maknai Kemerdekaan dengan Fokus Kepada Pengendalian Pandemi

Netty: Maknai Kemerdekaan dengan Fokus Kepada Pengendalian Pandemi
Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher Saat merayakan HUT RI bersama musisi jalanan. (Foto: Istimewa)
Rabu, 18 Agustus 2021 02:41 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher mengajak masyarakat memaknai 17 Agustus sebagai momentum merefleksikan perjuangan para pahlawan dengan kesungguhan dan fokus berperang melawan pandemi.

"Setiap masa memiliki tantangannya sendiri. Saat ini kita dihadapkan dengan ancaman bencana kesehatan dan permasalahan ekonomi yang dapat membuat bangsa kian terpuruk. Mari maknai kemerdekaan dengan meningkatkan persatuan, bergandeng tangan melawan pandemi. Singkirkan kepentingan pribadi dan kelompok serta fokus bersinergi dalam upaya pengendalian Covid-19," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima GoNews.co, Selasa malam (17/08/2021).

Netty juga meminta pemerintah agar fokus pada sektor kesehatan untuk mengendalikan penyakit. "Pemerintah harus fokus pada penguatan sektor kesehatan sebagai basis masalah pandemi. Jangan setengah hati. Tingkatkan anggaran kesehatan dan perlindungan sosial sebagai bentuk keseriusan penanggulangan pandemi," katanya.

Oleh karena itu, Netty mempertanyakan alasan turunnya anggaran kesehatan dari Rp326,4 Triliun tahun 2021 menjadi 255,3 triliuin di tahun 2022 (21,8 persen).

"Bukankah ini saatnya kita memperbesar anggaran kesehatan? Ada begitu banyak persoalan dalam managemen pandemi yang harus dibereskan dan membutuhkan dukungan anggaran. Serangan Covid-19 telah menunjukkan betapa rapuh struktur kesehatan yang kita miliki," tambahnya.

Netty mengapresiasi para petugas yang berada di garda terdepan dalam penanganan Covid-19 sebagai pahlawan. "Dulu para pahlawan memegang senjata untuk mengusir penjajah, maka sekarang kita banyak menemukan pahlawan yang memegang jarum suntik, menggali makam, menyetir ambulan, mendorong brankar dan sebagainya. Mereka adalah para pahlawan masa kini yang harus mendapat perhatian dari negara," katanya.***

wwwwww