Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
12 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
12 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
13 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
13 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
20 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Nasional

DPR Minta Kemenkes Tindak Tegas Faskes soal Harga PCR

DPR Minta Kemenkes Tindak Tegas Faskes soal Harga PCR
Ketua DPR RI/Ketua DPP PDIP, Puan Maharani dalam suatu kesempatan. (foto: ist./dpr ri)
Jum'at, 20 Agustus 2021 20:48 WIB
JAKARTA - Ketua DPR RI, Puan Maharani, meminta Kemenkes menindak tegas Faskes yang melanggar ketentuan harga PCR (polymerase chain reaction).

"Kemenkes harus tindak tegas Faskes yang melakukan pelanggaran, tidak bisa hanya dengan sekadar melakukan teguran," tegas Puan dalam rilis yang diterima GoNEWS.co, Jumat (20/8/2021).

Di tingkat daerah, kata Puan, Dinkes sepatutnya bisa menggandeng Polri dalam melakukan pengawasan ketat terhadap pemberlakuan tarif PCR di tiap Faskes (fasilitas kesehatan).

Untuk diketahui, pemerintah sudah menetapkan batas tarif tertinggi pemeriksaan tes PCR. Seluruh Faskes baik rumah sakit (RS), klinik, dan lab harus mematuhi ketentuan tersebut.

Ketentuan batas tarif atas tes PCR diatur dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Kesehatan No. HK.02.02/1/2845/2021 dan mulai berlaku sejak Selasa (17/8/2021) lalu. Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kemenkes mengatur batas tarif tertinggi tes PCR di Jawa-Bali berkisar Rp495 ribu dan luar Jawa-Bali Rp525 ribu.

Pasca penetapan aturan tersebut, DPR masih menerima informasi adanya Faskes yang menetapkan tarif tes PCR melebihi batas tarif atas melalui penambahan komponen biaya, penawaran layanan premium, hingga layanan hasil instan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, SEA Games, Kriminal, Nasional
wwwwww