Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
13 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
14 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
10 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
8 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
5
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
8 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
6
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Home  /  Berita  /  Voli

Bahaya ASN Politis, Ketum Kopri Ajak Kepala Daerah Lakukan Ini...

Bahaya ASN Politis, Ketum Kopri Ajak Kepala Daerah Lakukan Ini...
Ilustrasi ASN dan kepala daerah. (gambar: ist./fin)
Minggu, 22 Agustus 2021 15:49 WIB
JAKARTA - Ketum Korpri Nasional, Zudan Arif Fakrullah menegaskan, penanaman cara berpikir politis pada ASN tidak akan berdampak baik. Karenanya ini perlu menjadi perhatian seluruh kepala daerah di Indonesia.

Kata Zudan dalam rilis yang diterima GoNEWS.co, Minggu (22/8/2021), "Efektivitas dan keberlanjutan program kerja bagi kesejahteraan masyarakat akan terhambat bila ASN itu sendiri terdampak dinamika politik yang kerap berubah setiap 5 tahunnya,"

"Kepala daerah dapat berubah 5 tahun sekali, namun ASN-nya relatif tetap. Oleh karena itu, saya mengajak para kepala daerah untuk mengoptimalkan Sumber Daya Manusia ASN yang ada itu," kata Zudan.

Dengan jajaran profesional, jelas Zudan, seorang pemimpin termasuk kepala daerah, tidak perlu selalu melakukan rotasi guna menciptakan tim yang sesuai keinginannya. "Cukup dengan bagaimana melakukan cipta kondisi agar pegawai mau bekerjasama dan semakin profesional,".

Karenanya, Ia mengajak mengajak 545 kepala daerah se-Indonesia untuk kian memantapkan professionalisme ASN di masing-masing daerah kerjanya.

Sekilas tentang Korpri (Korps Pegawai Republik Indonesia, ini adalah organisasi yang anggotanya terdiri dari Aparatur Sipil Negara, pegawai BUMN, BUMD serta anak perusahaan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:DKI Jakarta, Nasional, Voli
wwwwww