Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
Sepakbola
23 jam yang lalu
Riko Simanjuntak Minta Maaf Kepada Fans PSS Sleman
2
Alasan Bernando Tavares Tunjuk Yuran Fernandes Jadi Eksekutor
Sepakbola
23 jam yang lalu
Alasan Bernando Tavares Tunjuk Yuran Fernandes Jadi Eksekutor
3
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Francisco Rivera Unjuk Kualitas Dalam Alirkan Bola dan Ambil Keputusan
4
Darije Kalezic Ungkap Kunci Hentikan Tren Cetak Gol Bhayangkara FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Darije Kalezic Ungkap Kunci Hentikan Tren Cetak Gol Bhayangkara FC
5
Pelatih Borneo FC Soroti Banyak Peluang Terbuang
Sepakbola
23 jam yang lalu
Pelatih Borneo FC Soroti Banyak Peluang Terbuang
6
Madura United FC Raih Tiga Penghargaan Bulan September 2026
Sepakbola
23 jam yang lalu
Madura United FC Raih Tiga Penghargaan Bulan September 2026
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Agar Jamaah Umrah Indonesia Bisa Berangkat, Ketua DPD Minta Asosiasi Desak Menag Lobi Arab

Agar Jamaah Umrah Indonesia Bisa Berangkat, Ketua DPD Minta Asosiasi Desak Menag Lobi Arab
Ketua DPD RI menerima audiensi Afiliasi Mandiri Penyelenggara Umroh Haji Indonesia (AMPUH) terkait penyelenggaraan ibadah umroh dan haji di masa pandemi bertempat di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta (23/8/2021).
Senin, 23 Agustus 2021 19:35 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menerima audiensi pengurus Afiliasi Mandiri Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (AMPUH) di Kantor DPD RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (23/8/2021).

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Umum AMPUH Dr Abdul Aziz, Wawan Suhada (Sekjen), Dhobith K Umam (Wakil Ketua Umum), M Fachri (Wasekjen) dan pengurus lainnya.

Ketua Umum AMPUH Abdul Azis mengapresiasi berbagai statemen Ketua DPD yang sangat berpihak pada calon jemaah umrah dan haji. Namun, AMPUH mengeluhkan belum dibukanya akses bagi jemaah umrah Indonesia. "Banyak negara sudah diperbolehkan umrah, sedangkan jemaah Indonesia belum bisa berangkat juga. Makanya AMPUH minta bantuan ke DPD agar sampaikan ke pemerintah untuk melakukan lobi government to government sehingga calon jemaah umrah Indonesia bisa berangkat ke sana," ujar Abdul Azis.

AMPUH juga berharap agar Arab Saudi mengakui vaksin Sinovac. Sebab dari 150 penyelenggara umrah dan haji di bawah AMPUH, sekitar 90 persen calon jemaahnya divaksin Sinovac.

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengaku prihatin dengan kondisi ketidakpastian yang terjadi sekarang terkait nasib jemaah umrah dan haji Indonesia.

"Pemerintah seperti tidak berpihak dengan rakyat. Calon jemaah umrah dan haji Indonesia ini sudah lama tertunda. Mereka sudah sangat rindu Tanah Suci. Sementara nasibnya seperti terombang-ambing tidak ada kejelasan," kata LaNyalla.

LaNyalla menjelaskan bahwa dirinya sudah seringkali berbicara di media agar Kementerian Agama melakukan lobi terkait hal tersebut. Namun, ia berharap para pengusaha travel umrah dan haji juga bersatu menanyakan hal itu.

"Saya minta juga kepada asosiasi penyelenggara umrah dan haji yang ada untuk mendesak Menteri Agama agar ini ditangani. Sekarang jangan tunggu info dari Kemenag, mereka harus digedor supaya tidak diam saja seperti sekarang ini. Kasian rakyat, mereka perlu kejelasan," ujarnya lagi.

Seperti diketahui pemerintah Arab Saudi sudah membuka pelaksanaan umrah untuk jemaah internasional mulai Senin (9/8/2021). Namun Indonesia masih termasuk ke dalam negara yang menghadapi larangan perjalanan ke Arab Saudi bersama negara lainnya seperti India, Pakistan, Mesir, Argentina, Brazil, Afrika Selatan, Uni Emirat Arab, Ethiopia dan Vietnam.***

wwwwww