Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
21 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
14 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
13 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
14 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
14 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
21 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Beladiri

Kasus Bansos, Vonis Bui Juliari Lebih Berat dari Tuntutan

Kasus Bansos, Vonis Bui Juliari Lebih Berat dari Tuntutan
Tangkapan layar persidangan Juliari. (gambar: ist./antara)
Senin, 23 Agustus 2021 15:44 WIB
JAKARTA - Mantan Mensos RI, Juliari Batubara, divonis lebih tinggi dari tuntutan jaksa dalam perkara bansos Covid-19. Ia terbukti menerima suap Rp32,482 miliar dari 109 perusahaan penyedia Bansos Jabodetabek.

Lansiran Antara yang dikutip GoNEWS.co menyebut, Juliari dikenakan hukuman 12 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider 6 bulan. Juliari juga diminta untuk membayar uang pengganti sejumlah Rp14.597.450.000.

Vonis ini lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yakni 11 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan.

"Menyatakan, terdakwa Juliari Batubara telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara bersama-sama secara berlanjut sebagaimana dakwaan alternatif pertama. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa tersebut dengan pidana penjara selama 12 tahun dan denda sejumlah Rp500 juta dengan ketentuan bila denda tidak dibayar diganti pidana kurungan selama 6 bulan," kata Ketua Majelis Hakim, Muhammad Damis di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (23/8/2021).***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:Antara
Kategori:Beladiri, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww