Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
5 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
5 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
5 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  SEA Games

Tak Cuma Pesawat, Naik Bus dan Kereta Api Juga Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Tak Cuma Pesawat, Naik Bus dan Kereta Api Juga Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi
Pemerintah mendorong penggunaan aplikasi PeduliLindungi di seluruh moda transportasi umum, dari kereta api, bus umum, hingga transportasi laut. (ANTARA)
Senin, 23 Agustus 2021 23:28 WIB

JAKARTA - Pemerintah mendorong penggunaan aplikasi PeduliLindungi di seluruh moda transportasi umum, dari kereta api, bus umum, hingga transportasi laut. Saat ini, penggunaan aplikasi baru diterapkan di sektor penerbangan atau transportasi udara saja.

"Pemerintah juga akan mendorong penggunaan Aplikasi PeduliLindungi bagi seluruh moda transportasi," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan pada konferensi pers daring, Senin (23/8) malam.

Luhut menyebut pemerintah telah menerapkan uji coba protokol kesehatan dan penggunaan aplikasi PedulilLindungi sebagai sarana screening untuk mengurangi penularan covid-19 di tempat publik.

Selain moda transportasi, aplikasi juga dipakai di sebagai syarat masuk mal atau pusat perbelanjaan, venue olahraga terbuka, dan pabrik industri.

Ia mencatat total masyarakat yang melakukan screening lewat aplikasi mencapai 5,9 juta orang dan 12.459 orang di antaranya tidak diperkenankan masuk atau melakukan aktivitas oleh sistem. "Sistem dan mekanisme ini penting agar kita bisa menekan laju penambahan kasus pada saat aktivitas masyarakat meningkat," ujarnya.

Pada kesempatan sama, Luhut menyampaikan dari monitoring beberapa pekan terakhir, terpantau terjadi kenaikan mobilitas dan aktivitas masyarakat. Data berasal dari Indeks Komposit dan Mobilitas Google.

Kendati menunjukkan pemulihan ekonomi lewat kenaikan aktivitas masyarakat, namun Luhut mengingatkan agar tidak lengah agar tidak terjadi kenaikan kasus covid-19. "Di sisi lain peningkatan mobilitas masyarakat berpotensi meningkatkan penyebaran kasus. Jadi kita harus sangat berhati-hati," tutup dia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, SEA Games, DKI Jakarta
wwwwww