Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
16 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
16 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
17 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
18 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
17 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
9 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Home  /  Berita  /  Voli

Perpres Resmi Ditekan Jokowi, Wakil Menteri Bakal Dapat Bonus Rp580 Juta

Perpres Resmi Ditekan Jokowi, Wakil Menteri Bakal Dapat Bonus Rp580 Juta
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Istimewa)
Senin, 30 Agustus 2021 18:00 WIB

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja meneken aturan terkait penghargaan terhadap jabatan Wakil Menteri. Lewat Peraturan Presiden Nomor 77 Tahun 2021, aturan itu mengatur uang penghargaan bagi wakil menteri yang telah berakhir masa jabatannya.

Adapun uang yang diberikan senilai Rp580 juta alias lebih dari setengah miliar rupiah untuk satu periode jabatan.

"Uang penghargaan bagi wakil enteri paling banyak sebesar Rp580.454.000,00 untuk 1 periode masa jabatan Wakil Menteri," demikian bunyi pasal 8 ayat (2) sebagaimana dikutip dari salinan Perpres, Senin 30 Agustus 2021.

Perpres juga menyebut secara rinci besaran uang penghargaan secara detail disebut berpengaruh pada masa jabatan. Jika sang Wakil Menteri hanya menjabat 1- 2 tahun, maka ada hitung-hitungan pengkalian sebesar 0,2 - 0,4 persen dari uang penghargaan.

Sementara masa jabatan 2-3 tahun sebesar 0,6 persen dari uang penghargaan. Dan empat tahun 0,8 persen.

Selain itu, yang harus diperhatikan, bagi Wakil Menteri yang telah berhenti dan berakhir masa jabatannya sebelum Perpres diteken, tetap akan diberi uang penghargaan.

Begitu juga, Wakil Menteri yang meninggal dunia belum mendapatkan uang penghargaan, maka uang penghargaan diberikan janda atau duda atau juga ahli warisnya. Perpres ini diketahui resmi menjadi beleid pada 19 Agustus 2021.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, DKI Jakarta
wwwwww