Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
24 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
24 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
23 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
24 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
23 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
23 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Olympic

Banjir dan Tanah Longsor Melanda Balikpapan, 800 Jiwa Mengungsi

Banjir dan Tanah Longsor Melanda Balikpapan, 800 Jiwa Mengungsi
Peristiwa longsor yang terjadi di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara. (Foto: BNPB)
Selasa, 31 Agustus 2021 20:05 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kalimantan Timur memicu terjadinya banjir di Kota Balikpapan pada Sabtu (28/8) pukul 10.00 WITA. Berdasarkan laporan BPBD Kota Balikpapan, sebanyak empat kecamatan terdampak kejadian ini.

Adapun empat kecamatan terdampak antara lain Kecamatan Balikpapan Timur meliputi Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Kota meliputi Kelurahan Damai, Kelurahan Prapatan.

Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Balikpapan Tengah meliputi Kawasan Gunung Sari Ulu, dan Kecamatan Balikpapan Utara meliputi Kelurahan Gunung Samarinda, Kelurahan Muara Rapak. Tercatat sebanyak 200 kk atau 800 jiwa terdampak dan masih terus dalam proses pendataan.

Kejadian ini tidak hanya memicu terjadinya banjir, tetapi juga memicu longsor dibeberapa titik. Dilaporkan ada enam titik yang mengalami longsor antara lain Kawasan Kelurahan Damai, Kawasan kelurahan Prapatan Kec Balikpapan Kota, Kawasan Kelurahan Telagasarai, Kawasan Gunung Sari Ulu, Kawasan Gunung Steling, dan Kawasan Kelurahan Muara Rapak Kec Balikpapan Utara.

BPBD Kota Balikpapan bersama tim gabungan dari unsur TNI/POLRI, Tim SAR, dan relawan mengerahkan personil dan armada untuk membantu penanganan banjir dan longsor dilokasi kejadian. Hingga saat ini, banjir dilaporkan sudah berangsur surut.

Informasi peringatan dini yang disampaikan Pemerintah Pusat sudah diteruskan kepada pejabat daerah setempat melalui Whatsapp Group dan siaran radio RRI Samarinda maupun frekuensi radio Handy Talkie (HT). "Kami sudah meneruskan informasi peringatan dini dari Pemerintah Pusat Melalui Whatsapp Group dan disiarkan juga melalui frekuensi radio Handy Talkie (HT)," ujar Hendro Pusdalops BPBD Kota Balikpapan.

Hendro menambahkan, pihaknya juga telah menyalurkan bantuan logistik berupa makanan siap saji bagi para warga yang terdampak banjir dan longsor. BMKG telah mengeluarkan informasi peringatan dini cuaca dengan potensi untuk Senin (30/8) di wilayah Penajam, Batu Sopang, Kelay, Muara Wahau, Sendawar, Long Iram, Tabang, Kongbeng, Bengalon, Long Apari, Long Bagun, Laham, Balikpapan, Melak, Sandaran dan Sengatta.

Menyikapi potensi hujan lebat yang disertai kilat atau petir, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siap siaga, Masyarakat dapat memantau prakiraan cuaca hingga tingkat kecamatan melalui BMKG atau potensi bahaya maupun risiko di aplikasi inaRISK.***

wwwwww