Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
17 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
19 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
19 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
19 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
17 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
8 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Ketua DPD RI Ajak Kepala BPOM Berjiwa Besar Dukung Vaksin Nusantara

Ketua DPD RI Ajak Kepala BPOM Berjiwa Besar Dukung Vaksin Nusantara
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, saat suntik vaksin. (Foto: Istimewa)
Rabu, 01 September 2021 13:41 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meminta Kepala BPOM untuk berjiwa besar dengan mendukung Vaksin Nusantara yang merupakan karya anak bangsa. Dengan memberi rekomendasi untuk dapat digunakan secara massal.

Hal itu, lanjut LaNyalla, sangat penting, mengingat informasi yang ia dapat, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dalam pertemuan dengan Komisi IX DPR RI, pada prinsipnya telah memberi dukungan.

“Saya sendiri adalah relawan penelitian vaksin nusantara tahap 2, sejak bulan April lalu. Alhamdulillah, sampai sekarang imun saya baik. Saya sehat bugar. Lalu mengapa Kepala BPOM masih meragukan keamanan dan efektivitas vaksin nusantara? Saya siap memberi testimoni yang sebenar-benarnya,” ungkap LaNyalla, Rabu (1/9/2021).

LaNyalla juga menceritakan bahwa ia telah berbicara dan mendapat penjelasan langsung dokter Terawan Agus Putranto, bahwa vaksin nusantara itu murah dan terjangkau. “Pak Terawan juga sudah menyampaikan ke Komisi IX DPR, bahwa dia tidak butuh dana APBN untuk melanjutkan uji ke fase berikutnya, jadi hanya tinggal goodwill pemerintah saja, khususnya BPOM,” terang LaNyalla.

“Saya pikir Kepala BPOM tidak perlu mencari-cari argumentasi yang intinya melarang dan menghambat upaya anak bangsa untuk memberi kontribusi kepada negaranya. Karena itu saya ajak untuk berjiwa besar. Apalagi Menkes sudah menyatakan mendukung saat hearing di DPR semalam,” pungkasnya.***

wwwwww