Ribuan Orang Positif Covid-19 Berkeliaran di Mal, Netty: Aturan seperti Formalitas Saja
![]() |
| Pengunjung mal memindai barcode menggunakan aplikasi PeduliLindungi di pintu masuk. (foto: www.gonews.co/dzulfiqar) |
Rilis Netty yang dikutip GoNEWS.co, Rabu (15/9/2021), keberadaan ribuan orang berstatus hitam di mal itu diketahui dari aplikasi PeduliLindungi saat pengunjung mal memindai barcode aplikasi di pintu masuk mal. Status hitam artinya yang bersangkutan terdeteksi positif Covid-19 atau menjadi kontak erat dengan penyintas.
"Bagaimana mungkin orang tersebut bisa berkeliaran di mal? Bukankah saat pindai barcode dan status mereka berwarna hitam seharusnya dilarang masuk oleh petugas?" tanya Netty.
Menurut Netty, penyampaian data ribuan orang berstatus hitam berkeliaran di mal menunjukkan kelemahan sistem protokol kesehatan di tempat publik dan juga menjadi kritik terhadap sistem aplikasi.
"Tidak semua penjaga pintu memerhatikan dengan seksama hasil scanning barcode. Bahkan ada mal yang pengunjungnya bisa masuk tanpa melewati deteksi barcode. Ini seperti formalitas saja, bukan benar-benar untuk menyaring pengunjung yang sehat dan tidak," kata Netty.***
| Editor | : | Muhammad Dzulfiqar |
| Kategori | : | PON, Kriminal, DKI Jakarta |













