Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
15 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
4 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
4 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
3 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
6
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
4 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Kata Gus Jazil, Sebaiknya Mensos Risma Terapi Kesabaran

Kata Gus Jazil, Sebaiknya Mensos Risma Terapi Kesabaran
Wakil Ketua MPR RI, Jazilul Fawaid. (foto: Istimewa)
Selasa, 05 Oktober 2021 14:17 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Wakil Ketua DPP PKB bidang Pemenangan Pemilu Jazilul Fawaid alias Gus Jazil mengaku miris mendengar kabar aksi marah-marah yang dilakukan Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam berbagai kesempatan.

"Menurut saya, Bu Risma perlu ikut terapi kesabaran agar tidak marah-marah terus," kata Gus Jazil dalam unggahan video di WA, Selasa (5/10/2021).

Gus Jazil mengatakan, sebuah saran sebaiknya jangan disampaikan dengan cara marah-marah. Alih-alih diterima, saran itu justru bisa menimbulkan dampak negatif. "Saran yang baik kalau disampaikan dengan marah-marah hasilnya akan negatif. Muncul ketersinggungan, muncul tanggapan negatif," jelasnya.

"Menurut saya tidak elok, seorang pejabat negara hanya untuk memberi nasihat saja harus dengan cara menuding-nuding, seperti orang itu semuanya bodoh, seperti orang itu tidak mampu. Menurut saya bijaksanalah dalam bertindak dan menyampaikan ucapan," tandas Gus Jazil.

Sebelumnya, Aksi marah-marah Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini kepada seorang Pendamping Keluarga Harapan (PKH) di Gorontalo pada Jumat (1/10/2021) viral di media sosial.

Sebuah video singkat memperlihatkan aksi Mensos Risma marah-marah ketika rapat bersama pejabat Provinsi Gorontalo terkait distribusi bantuan sosial (bansos).

Mensos Risma terlihat mengacungkan pena pada seorang pendamping PKH di Gorontalo ketika pihaknya dtuding disebut mencoret data penerima bansos sehingga bantuan tak tepat sasaran.

Pendamping PKH tersebut kemudian didatangi Mensos Risma. Lalu, Risma mengarahkan pulennya ke dada petugas itu sambil berkata keras. “Jadi bukan kita coret ya! Kamu tak tembak ya, tak tembak kamu!”

Perilaku Mensos Risma sontak mengundang reaksi banyak pihak di berbagai media, termasuk gubernur Gorontalo, Rusli Habibie. Mereka menyatakan keprihatinannya terhadap Mensos Risma yang selalu mengedepankan emosionalnya, ketimbang persuasif dalam bekerja.***

wwwwww