Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
11 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
11 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
13 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  SEA Games

Sinovac Tak Diakui, Para WNI ke Luar Negeri untuk Vaksin Lagi

Sinovac Tak Diakui, Para WNI ke Luar Negeri untuk Vaksin Lagi
ilustrasi warga saat cek in di bandara. (foto: istimewa)
Jum'at, 15 Oktober 2021 17:49 WIB

JAKARTA - DI saat sebagian orang masih enggan untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis pertama, tapi ada pula warga di Indonesia yang sudah mendapatkan vaksin ketiga dan keempat.

Saat ini vaksin penguat, atau istilahnya 'booster' baru diprioritaskan kepada tenaga kesehatan atau mereka yang memiliki tingkat kekebalan tubuh rendah karena penyakit, seperti yang dilakukan di Israel, Amerika Serikat, Australia, bahkan Indonesia.

Tapi Panusunan Simanjuntak dan istrinya, Herlina Sirait, sudah mendapatkan empat kali vaksin. Dua dosis vaksin penuh Sionvac mereka dapatkan di Indonesia pada bulan April lalu.

Kemudian di bulan Juli, mereka mendapatkan dua dosis vaksin Pfizer saat berada di Inggris, karena keduanya berstatus penduduk tetap Inggris dan secara teratur pergi ke Inggris untuk menjenguk keluarga anaknya.

"Vaksin Sinovac tidak diakui oleh Inggris jadi kami ambillah kesempatan divaksin dengan vaksin yang diakui oleh negara ini [Inggris] yaitu Pfizer," kata Panusunan pensiunan wartawan ini kepada Sastra Wijaya dari ABC Indonesia.

Menurutnya ketika mendaftar atau pun mendapat vaksin di Inggris, mereka tidak pernah ditanya apakah sudah pernah mendapat vaksin lain sebelumnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:PON, Olympic, Basket, SEA Games, DKI Jakarta
wwwwww