Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
20 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
13 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
12 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
5
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
20 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Segini Anggaran PEN yang Telah Terealisasi

Segini Anggaran PEN yang Telah Terealisasi
Ilustrasi PEN. (gambar: ist./goodmoney)
Selasa, 19 Oktober 2021 07:38 WIB
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Republik Indonesia (Menko Perekonomian RI) Airlangga Hartarto dalam suatu pernyataan yang dikutip di Jakarta, Selasa (19/10/2021) menyampaikan, realisasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) per 15 Oktober 2021 telah mencapai 57,5 persen atau Rp428,21 triliun dari total pagu Rp744,77 triliun.

Rinciannya, realisasi klaster kesehatan sebesar Rp115,84 triliun atau 53,9 persen, klaster Perlinsos sebesar Rp122,47 triliun atau 65,6 persen, lalu klaster Program Prioritas sebesar Rp67,00 triliun atau 56,8 persen.

"Realisasi klaster Dukungan UMKM dan Korporasi sebesar Rp62,60 triliun atau 38,5 persen dan klaster Insentif Usaha sebesar Rp60,31 triliun atau 96 persen," kata Airlangga dikutip GoNEWS.co dari antaranews.com.

Ia menuturkan, realisasi klaster kesehatan yang utama adalah untuk diagnostik (testing dan tracing) sebesar 66,6 persen atau Rp3 triliun, therapeutic untuk Insentif dan Santunan Nakes sebesar 73,9 persen atau Rp14 triliun dari pagu Rp18,94 triliun, serta vaksinasi (pengadaan dan pelaksanaan) sebesar 41,5 persen atau Rp23,97 triliun.

Sedangkan, realisasi dari klaster Perlinsos sebesar Rp122,47 triliun, antara lain digunakan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar 73,4 persen atau Rp20,79 triliun dari pagu Rp28,31 triliun.

Kemudian, Kartu Sembako sebesar 58,6 persen atau Rp29,26 triliun dari pagu Rp49,89 triliun, Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa sebesar 58,7 persen atau Rp16,91 triliun dari pagu Rp28,8 triliun. Serta, Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar 75,60 persen atau Rp6,65 triliun dari pagu Rp8,8 triliun.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:antaranews.com
Kategori:Ekonomi, Voli, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww