Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
21 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
23 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
22 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
21 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
12 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Nasional

Tegas! Dasco Minta Polri Bantu Uang Pemegang Polis Unit Link Dikembalikan

Tegas! Dasco Minta Polri Bantu Uang Pemegang Polis Unit Link Dikembalikan
Ilustrasi. (gambar: ist./clipinternational)
Kamis, 21 Oktober 2021 11:44 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Sufmi Dasco Ahmad dalam pernyataan tertulis yang dikutip di Jakarta, Kamis (21/20/2021), meminta kepolisian mengambil tindakan tegas membantu pemegang polis asuransi unit link mendapatkan kembali dana mereka. Sikap Dasco tersebut menyusul adanya keluhan masyarakat terkait kerugian yang mereka alami.

"Saya fikir, dalam persoalan ini, nasabah tidak bisa disalahkan 100% dan pihak perusahaan asuransi juga tidak bisa dibenarkan 100%. Karena dalam praktiknya penyampaian produk asuransi unit link oleh agen marketing asuransi hanya terfokus pada penyampaian ilustrasi hasil investasi yang menggiurkan, sehingga tidak sedikit nasabah yang merasa terkelabui," kata Dasco dikutip GoNEWS.co.

Belakangan diketahui, lanjut Dasco, bahwa yang dianggap asuransi hari tua atau asuransi kesehatan, ternyata bukan asuransi, tetapi diinvestasikan. Parahnya lagi, penawaran produk asuransi unit link, di beberapa kasus itu counter-nya bersebelahan dengan customer service (CS) di dalam sebuah bank, tidak jarang juga, bahkan CS bank sendiri yang menawarkan unit link kepada calon nasabah, sehingga hal tersebut banyak diasumsikan oleh masyarakat bahwa produk unit link adalah produk bank.

"Dari pada menyimpan uang di produk unit link yang berisiko tinggi bahkan merugi, maka lebih baik, simpan uangnya di bawah bantal saja atau di bank, seperti biasa," pendapat salah satu korban yang merasa dirugikan oleh produk asuransi unit link, ditirukan Dasco.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Nasional, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww